Benarkan Granola Itu Menyehatkan?

  • 02 Mar 2025 11:03 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Granola dikenal sebagai makanan yang biasanya terbuat dari oat gulung, kacang-kacangan, biji-bijian, serta sering kali ditambah dengan bahan lain seperti buah kering dan pemanis. Granola umumnya memiliki tekstur renyah setelah dipanggang, menjadikannya pilihan populer bagi banyak orang yang mencari makanan bergizi. Namun, meskipun tampilannya sehat, apakah granola benar-benar bermanfaat bagi kesehatan?

Dikutio dari Brittanica, Granola pertama kali ditemukan oleh ahli gizi asal Amerika, James Caleb Jackson, pada tahun 1863. Jackson menciptakan granola pertama yang terbuat dari tepung graham yang dipanggang dua kali dan dihancurkan, yang kala itu disebut "granula." Seiring berjalannya waktu, granola menjadi alternatif sarapan yang lebih ringan dibandingkan makanan berat pada abad ke-19, yang biasanya terdiri dari daging dan makanan panggang. Sejak saat itu, granola berkembang menjadi camilan sehat yang tersedia dalam berbagai variasi dan merek.

Kandungan gizi granola bisa bervariasi tergantung pada bahan-bahan yang digunakan. Secara umum, granola mengandung protein, serat, dan beberapa mikronutrien penting. Selain itu, granola sering mengandung mineral seperti zat besi, magnesium, seng, tembaga, selenium, serta vitamin B dan E. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Granola dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Granola yang kaya protein dan serat bisa membantu meningkatkan rasa kenyang, yang pada gilirannya dapat membantu mengatur nafsu makan. Bahan-bahan seperti oat dan flaxseed mengandung serat beta-glucan yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan mendukung kesehatan jantung. Granola yang mengandung biji-bijian utuh, kacang, dan buah kering juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang sangat bermanfaat bagi orang yang berisiko obesitas atau diabetes tipe 2.

Meskipun granola memiliki berbagai manfaat, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, terutama terkait dengan kandungan kalori dan gula. Menyadur dari Healthline, granola yang mengandung banyak gula tambahan dan lemak bisa meningkatkan asupan kalori berlebihan, yang berisiko menyebabkan kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lainnya. Beberapa granola bahkan mengandung gula tinggi, meskipun yang digunakan adalah pemanis alami seperti madu atau sirup maple. Jika Anda mengonsumsi lebih dari porsi yang disarankan, hal ini bisa menyebabkan konsumsi gula berlebihan, yang berisiko memicu masalah kesehatan jangka panjang.

Untuk memastikan granola yang Anda pilih benar-benar menyehatkan, Anda perlu memilih granola dengan bahan utama yang sehat seperti oat, kacang, biji-bijian, dan buah kering. Hindari produk yang mencantumkan gula atau pemanis tambahan sebagai bahan utama. Anda dapat mencari granola yang mengandung setidaknya 3–5 gram serat per porsi dan yang memiliki sumber protein yang baik.

Alternatif lainnya, tentu anda juga bisa membuat granola sendiri di rumah. Anda bisa mengontrol bahan-bahan yang digunakan, mengurangi gula tambahan, dan tentunhya memilih lemak sehat seperti minyak kelapa atau kacang-kacangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....