Sunat Masal di Bali Diikuti Puluhan Anak

  • 29 Nov 2024 20:06 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Rumah Sunat Bali Lingkar Medika merupakan klinik sunat modern pertama di Bali, dimana pelaksanaannya sesuai dengan SOP medis dengan mementingkan kenyamanan dan membuat anak tidak takut untuk disunat. Komang Adiaksa selaku Business Development Manager sekaligus ketua panitia sunat masal menjelaskan, program ini dilakukan untuk Masyarakat umum dengan tujuan memperkenalkan pentingnya sunat dari sisi Kesehatan dan dapat memberikan pelayanan prima kepada Masyarakat luas.

Rumah Sunat Bali Lingkar Medika mewujudkan “GOOD HEALTH,BETTER LIFE”. Rumah Sunat Bali Lingkar Medika kembali mengadakan sunat masal gratis dengan tujuan merangkul masyarakat lebih luas, bisa berkontribusi aktif dalam peningkatan kesehatan masyarakat dan menjadi pilihan terdepan sebagai fasilitas Kesehatan tingkat pertama untuk masyarakat.

Sunat masal gratis ini diperuntuk bagi masyarakat luas dan kegiatan ini diadakan serempak di 3 cabang, yaitu Klinik Rumah Sunat Bali Lingkar Medika Nusa Dua, Rumah Sunat Bali Lingkar Medika Denpasar, Rumah Sunat Bali Togog Lingkar Medika.

“Kegiatan sunat masal ini tidak hanya bersifat sosial, namun sejalan dengan visi dari Lingkar Medika untuk menjadi klinik nyaman, modern dan menghadirkan tenaga kesehatan profesional untuk dapat lebih dekat kepada masyarakat dan menjadi pilihan utama bagi Masyarakat di bali. Harapannya dengan dilakukan sunat masal ini, Rumah Sunat Bali Lingkar Medika bisa lebih dekat dengan masyarakat luas dan mengetahui bahwa di Lingkar Medika tidak hanya klinik umum, tapi memiliki pelayanan sunat dengan teknologi modern” ujarnya.

Tujuan terpenting dari diadakannya kagiatan ini adalah untuk mengedukasi Masyarakat bahwa sunat itu penting dari segi Kesehatan untuk menjaga kebersihan fisik seta terhindar dari virus, bakteri, dan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan. Metode sunat yang dilakukan di Rumah Sunat Bali berbeda dengan metode yang dikenal Masyarakat umum.

Terdapat beberapa metode yang digunakan yaitu metode sunat konvensional dengan metode bedah minor dan luka jahitan konvensional Metode sunat clamp/klem menggunakan device khusus yang mencetak hasil sunat sehingga hasil rapi sesuai device clamp yang digunakan dan tanpa menggunakan jahitan kulit pada luka. Selain itu, Rumah Sunat Bali lebih mementingkan kenyamanan dan membuat anak anak tidak takut untuk disunat.

Dengan interior yang menarik untuk, membuat pasien dan keluarga pasien merasa lebih nyaman. Selain itu pasien bisa bermain play station dan menonton youtube sehingga pasien bisa lebih tenang pada saat tindakan sunat dilakukan.

“Sunat masal kali ini diikuti oleh 24 anak ,dari bayi sampai usia 12 tahun yang dilakukan untuk kepentingan Kesehatan dengan tindakan sesuai SOP medis dengan system rawat jalan. Setelah melakukan tindakan pasien bisa langsung pulang, dan kita akan melakukan follow up/control kondisi pasien sampai sembuh dengan telekonsultasi” lanjutnya.

Seluruh peserta sunat masal sangat antusias, selain pelayanan yang ramah peserta juga mendapatkan sertifikat dan marcendise yang menarik dari Rumah Sunat Bali.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....