Wanita Hadapi Masalah, Curhat ke Sahabatnya Baru Suaminya
- 23 Agt 2024 21:30 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar: Masalah, percekcokan atau konflik terutama dalam keluarga merupakan situasi sehari-hari yang harus dihadapi, bukan dihindari.
Masalah demi masalah selalu muncul dalam kehidupan sehari-hari sehingga kata orang bijak bahwa masalah diibaratkan kita dengan bayangan yang selalu hadir dimanapun kita berada.
Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin masalah tersebut nantinya dapat berujung pada keretakan rumah tangga.
Bagi wanita ketika ada sesuatu yang mengganggu, seperti misalnya terjadi percecokan, salah satu cara termudah adalah berbicara dengan teman wanita ketimbang dengan pasangannya.
Hal ini menurut beberapa pakar ternyata untuk memberikan kesempatan padanya waktu guna mengatasi perasaan, melepaskan hal-hal negatif dan mengembalikan tingkat oksitosin yang sehat.
Setelah itu, ketika sudah siap, maka wanita akan meminta atau bernegosiasi tentang kebutuhan dengan cara yang lebih baik.
Percekcokan atau masalah yang tidak kunjung diselesaikan adalah salah satu penyebab stres dalam hubungan dengan keluarga.
Ketika menghadapi hal seperti itu, wanita memiliki kencenderungan untuk berbicara dan mengatasi perasaannya sebelum dapat kemudian mendengarkan sudut pandang pasangan.
Pascamendengarkan sudut pandang temannya, maka wanita kemungkinan juga mempertimbangkan perspektif lain, lalu kemudian barulah dia bisa berkompromi dengan baik.
Ihwal tentang terjadinya konflik, ada dua orang pakar yang menawarkan solusi melalui teori permainan (Game Theory).
Mereka adalah John von Neumann seorang Matematikawan dan Oscar Morgensten seorang Ekonom.
Teori mereka ini mengulas tentang bagaimana menyelesaikan konflik-konflik yang hasilnya bagi seluruh partisipan tergantung pada keputusan bersama.
Lahirnya teori permainan dilandasi pengamatan mereka terhadap orang yang berkonflik.
Hasilnya orang berkonflik menurut mereka memiliki perilaku yang sama persis seperti orang yang sedang bermain catur.
Mereka ingin menang, tapi harus mengikuti peraturan permainan, kalau tidak maka permaianan tidak berlangsung.
Bagaimana anda menang, namun tetap harus taat dan mengikuti aturan?
Solusinya dengan melakukan pendekatan dan berbicara satu dengan lainnya.
Hal ini sangat relevan dengan temuan para ilmuwan di IOWA State University pada 2017 silam yang melakukan studi tentang cara mengatasi konflik.
Mereka berpendapat bahwa berdiskusi secara terbuka adalah salah satu cara efektif dalam menyelesaikan konflik terutama dalam keluarga.
Para pakar itu menyarankan untuk meyelesaikan konflik dengan semangat fokus pada masalah saja dan tidak merembet atau mencampuradukkan dengan masalah- masalah lainnya.
Selain itu memberikan juga semua pihak untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap konflik yang dihadapi dengan hati yang dingin.
Tidak hanya itu, pikiran jernih dan semangat untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi serta semangat win win solution adalah kunci utama.
Semoga anda bisa menyelesaikan masalah yang sedang anda hadapi dan mendapatkan jalan keluar dengan mengedepankan semangat win-win solution.
(Sumber: Dari Berbagai Sumber)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....