Temukan Objek Besar di Luar Tata Surya, Astronom Bingung Sebut Bulan atau Planet
- 30 Sep 2026 20:36 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar –Baru-baru ini, para astronom menemukan objek baru berukuran besar di luar tata surya. Namun, para astronom tersebut bingung untuk mnyebutnya, apakah bisa disebut bulan ataukah planet?
Dikutip dari @infoastronomy, 73 tahun cahaya dari Bumi di arah rasi bintang Columba, terdapat sebuah bintang diorbiti sebuah katai cokelat. Bintang tersebut dikatalogkan sebagai katai coklatnya CD-35 2722 B. Maasa katai cokelatnya 30 kali massa Jupiter dan mengitari sang bintang sekali setiap 867,6 tahun.
Katai coklat sendiri adalah objek yang terlalu besar jika disebut planet, tetapi terlalu kecil untuk mengalami fusi hidrogen layaknya bintang. Nah, baru-baru ini, para astronom menemukan objek yang lebih besar lainnya di sistem tata surya, massanya hampir sukuran Jupiter.
Objek besar tersebut teramati mengitari katai cokelat CD-35 2722 B sekali setiap 170 hari seperti bulan mengitari Bumi. Meskipun berprilaku seperti bulan, ukurannya sangat besar dengan massa minimum sekitar 0.9 massa Jupiter, yang artinya kemungkinan merupakan raksasa gas, bukan objek batuan, es, atau logam. Lalu, bagaimana para astronom menemukannya?
Pengamatan awal dilakukan di Observatorium W.M.Keck di Hawai oleh Kevin Hoy dan rekan-rekannya dari Institut Studi Astrofisika di Santiago-Chili. Kemudian, dilanjutkan dengan pengamatan lewat Very Large Telescope (VLT) di Chili selama dua setengah tahun sejak 2023.
Hasilnya, spectrum cahaya katai cokelat CD-35 2722 B mengalami pergeseran biru dan pergeseran merah secara periodik karena pengaruh gravitasi objek besar yang mengitarinya.
| Baca juga: Indosat 5G Hadir di Bali dan Nusa Tenggara |
Lantas, mengapa para astronom kebingungan untuk menyebut objek itu? Jadi, seharusnya, objek sebesar Jupiter ini disebut sebagai eksoplanet jika ia mengitari bintang, atau eksobulan jika mengitari eksoplanet.
Sedangkan, objek ini mengitari katai cokelat, bukan planet dan juga bukan bintang. Para astronom belum memiliki definisi khusus untuk objek yang mengitari katai cokelat tersebut.
Setiap ada penemuan objek yang mengitari bintang lain, para astronom akan menyebutnya Planet ekstrasurya. Jika ada objek yang mengitari planet ekstrasurya, disebutnya bulan ekstrasurya.
Dari sini kita belajar bahwa, kita tidak bisa memberikan definisi suatu objek sembarangan, apalagi objek tersebut tidak ada kecocokan definisi apapun yang telah disetujui sebelumnya. Sehingga dalam hal ini, para astronom harus membuat definisi baru yang sesuai dengan apa yang mereka temukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....