Alang-alang: Dari Pakan Ternak hingga Pengendali Erosi
- 30 Sep 2026 20:35 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID,Denpasar – Tanaman liar ini dikenal dengan daunnya yang tajam serta sistem rimpang atau akar bawah tanah yang kuat dan menjalar luas. Alang-alang (Imperata cylindrica) merupakan tanaman rumput menahun yang kerap dianggap sebagai gulma di lahan pertanian, namun memiliki banyak manfaat ekologis dan tradisional.
Dlansir dari laman resmi socfindoconservation.co.id, Alang-alang dikenal sebagai rumput asal Asia Tenggara yang tumbuh tersebar di daerah tropis dan subtropis. Biasanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan pengendali erosi. Tunas muda dan bunga mudanya dapat dimasak. Akarnya dapat digunakan sebagai bioherbisida.
Alang-alang mengandung manitol, glukosa, sacharosa, citric acid, malic acid, cylindrin, fernenol, coixol, arundoin, amemonin, semiarenol, asam kersik. Meskipun seringkali dianggap sebagai gulma atau gangguan, alang-alang memiliki manfaat yang cukup menonjol, yakni:
- Pengendali Erosi: Sistem akar alang-alang yang dalam dan padat membantu mengikat tanah, menjadikannya pilihan yang baik sebagai penahan erosi di daerah yang terganggu.
- Habitat dan Keberlanjutan: Alang-alang menyediakan habitat bagi berbagai jenis serangga, burung, dan kehidupan liar lainnya. Selain itu, tanaman ini bisa memberikan sumber pakan bagi hewan ternak, terutama pada musim kemarau.
- Manfaat Kesehatan Tradisional: Beberapa masyarakat lokal menggunakan alang-alang untuk tujuan pengobatan tradisional, seperti mengatasi demam, diare, atau merawat luka, mengobati batu ginjal, infeksi ginjal, hepatitis, kencing batu, buang air kecil tidak lancar, hingga keputihan..
Alang-alang dapat ditemukan di berbagai belahan dunia, terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis. Tanaman ini sering tumbuh di lahan terbuka, hutan yang terganggu, dan tepi jalan. Di beberapa wilayah, alang-alang telah digunakan oleh masyarakat lokal dalam berbagai cara, termasuk sebagai bahan bangunan, bahan anyaman, dan sebagai bahan baku pembuatan alat-alat tradisional.
Dengan demikian kitan ketahui bahwa ternyata alang-alang ternyata memiliki berbagai manfaat bagi ekosistem dan bagi manusia. Meskipun sering dianggap sebagai gangguan atau gulma, kita juga harus mengakui perannya dalam menjaga tanah dan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....