Blue Hour, Pesona Langit Sesaat sebelum Gelap

  • 17 Sep 2026 14:37 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Langit biru pekat yang muncul saat malam belum sepenuhnya datang disebut dengan blue hour. Suasana yang tenang dan dramatis ditambah dengan cahaya dari gedung, jalanan, dan kendaraan mulai terlihat.

Melansir dari BBC Sky at Night Magazine, blue hour tidak berarti berlangsung selama satu jam. Istilah tersebut merupakan sebutan populer dalam fotografi ketika warna biru mendominasi langit.

Menurut NASA Earth Observatory, perubahan warna langit berkaitan dengan interaksi cahaya matahari dan atmosfer bumi. Ketika cahaya matahari melewati atmosfer, molekul udara menyebabkan cahaya tersebar ke berbagai arah.

Proses ini dikenal sebagai Rayleigh Scattering, membuat cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek terutama warna biru yang lebih mudah tersebar dibanding warna merah.

Durasi blue hour dapat berbeda-beda tergantung lokasi dan waktu dalam setahun. Di wilayah dekat khatulistiwa, perubahan posisi matahari terhadap cakrawala berlangsung lebih cepat dan blue hour terjadi lebih singkat.

Wilayah dengan garis lintang yang lebih tinggi, dapat mengalami blue hour yang berlangsung lebih lama. Karena durasinya relatif singkat, blue hour sering menjadi momen yang ditunggu para fotografer.

Salah satu daya tarik blue hour adalah munculnya keseimbangan antara cahaya alami dan cahaya buatan. Langit berwarna biru menjadi latar bagi lampu kota yang menyala. Kontras tersebut yang membuat kawasan perkotaan menjadi lebih hidup dibanding saat siang hari.

Blue hour tidak selalu dinikmati dari tengah kota. Kawasan pantai, pegunungan, atau tempat terbuka juga bisa menjadi lokasi menarik untuk melihat blue hour dengan memberikan karakter yang berbeda-beda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....