Helio G99 Plus, Chipset 4G untuk Smartphone Entry Level

  • 14 Sep 2026 11:09 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - MediaTek memperkenalkan Helio G99 Plus sebagai chipset 4G untuk smartphone kelas terjangkau atau entry-level. Menariknya, pembaruan terbesar pada chipset ini bukan pada jumlah inti prosesor, melainkan pada kemampuannya menggunakan jenis RAM yang lebih baru. Helio G99 Plus merupakan pengembangan dari Helio G99 yang diperkenalkan pada Mei 2022. Perbedaan utamanya terlihat pada dukungan memori LPDDR5X dengan kecepatan hingga 5.500 Mbps, sementara Helio G99 sebelumnya hanya mendukung LPDDR4X hingga 4.266 Mbps.

Pembaruan tersebut menjadi penting karena industri memori smartphone sedang mengalami perubahan. Produsen memori mulai mengalihkan kapasitas produksi ke teknologi yang lebih baru seperti DDR5 dan LPDDR5X, sehingga pasokan LPDDR4X yang banyak digunakan ponsel murah berpotensi semakin terbatas. Bagi produsen smartphone, dukungan LPDDR5X berarti pilihan komponen menjadi lebih luas ketika merancang perangkat murah generasi berikutnya. Dengan begitu, Helio G99 Plus dapat menjadi salah satu cara MediaTek membantu vendor menghadapi perubahan ketersediaan memori tanpa harus beralih ke chipset yang jauh lebih mahal.

Dari sisi kemampuan dasar, Helio G99 Plus sebenarnya masih sangat dekat dengan pendahulunya. Chipset ini menggunakan delapan inti CPU yang terdiri dari dua Arm Cortex-A76 hingga 2,2 GHz dan enam Arm Cortex-A55 hingga 2,0 GHz, serta GPU Arm Mali-G57 MC2. Untuk layar, chipset tersebut mendukung resolusi hingga 2.520 x 1.080 piksel dengan refresh rate maksimal 120 Hz. Artinya, ponsel murah yang memakai chipset ini tetap memiliki peluang menawarkan layar dengan gerakan yang lebih halus untuk menggulirkan halaman maupun bermain gim.

Helio G99 Plus juga mampu menangani kamera utama hingga 108 megapiksel serta konfigurasi kamera ganda 16 MP + 16 MP. Kemampuan videonya mencapai 2K pada 30 frame per detik, Full HD hingga 60 frame per detik, dan HD hingga 120 frame per detik. Untuk konektivitas, MediaTek masih mempertahankan kemampuan Dual 4G VoLTE, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.2, GPS, serta penyimpanan UFS 2.2. Dengan spesifikasi tersebut, chipset ini lebih cocok dilihat sebagai penyegaran platform 4G untuk ponsel terjangkau ketimbang lompatan besar ke generasi baru.

Langkah MediaTek juga menunjukkan bahwa persaingan chipset tidak hanya berkaitan dengan kecepatan prosesor atau kemampuan grafis. Ketersediaan dan harga komponen seperti RAM turut menentukan bagaimana produsen dapat menjaga harga smartphone tetap kompetitif. MediaTek sendiri masih belum mengumumkan smartphone pertama yang akan menggunakan Helio G99 Plus. Kehadiran perangkat tersebut nantinya akan menjadi penentu apakah dukungan LPDDR5X benar-benar memberikan manfaat yang terasa bagi konsumen ponsel entry-level. Secara industri, strategi ini menunjukkan bahwa ponsel murah masih memiliki ruang untuk berkembang meski teknologi 5G dan AI semakin banyak mendapat perhatian. Selama kebutuhan perangkat 4G dengan harga terjangkau tetap tinggi, chipset seperti Helio G99 Plus masih memiliki pasar yang cukup jelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....