Pakan Ikan Mahal? Tanaman Lokal ini Bisa jadi Solusi
- 28 Jul 2026 12:35 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID.,Denpasar – Fenomena ketidakstabilan harga pakan ternak memberikan dampak yang cukup besar bagi para pembudidaya ikan. Harga pakan ikan yang terus meningkat dari tahun ke tahun dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mendongkrak biaya bahan impor, lonjakan biaya distribusi serta gangguan rantai pasok global.
Dikutip dari akun media sosial milik BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), biaya budidaya ikan terus meningkat karena industri akuakultur masih bergantung pada bungkil kedelai impor. Harga pakan naik, sementara harga ikan air tawar sering berubah mengikuti musim. Akibatnya, petani ikan makin tertekan.
Melihat kondisi tersebut, pihak BRIN membuat terobosan baru dengan mengembangkan pakan gurami berbahan biji kecipir sebagai alternatif pakan ikan. Biji kecipir ini dikenal sebagai bahan yang tinggi ptotein dan sumber lemak nabati. Kaya asam amino lisin, leusin serta argini dan asam lemak omega 6 dan 9.
Kecipir merupakan tanaman di daerah tropis yang dapat dimanfaatkan dalam setiap bagian tanamannya, terutama biji keringnya yang mempunyai kandungan protein antara 29.8-39.0% (National Academy of Science, 1975). Namun tanaman ini telah dilupakan oleh banyak orang dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, potensi kecipir sangat besar untuk dijadikan bahan pakan lokal, karena mudah tumbuh di Indonesia dan adaptif terhadap iklim ekstrim seperti kekeringan.
Melalui riset yang dilakukan oleh BRIN, pakan berbahan biji kecipir yang dipadukan dengan enzim khusus mampu menghasilkan:
Kecernaan protein hingga 70%
Pertumbuhan ikan lebih optimal
Efisiensi pakan yang lebih tinggi
Potensi mengurangi penggunaan bungkil kedelai impor
Inovasi ini dapat membuka peluang pemanfaatan bahan baku lokal untuk menekan biaya budidaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurut Periset Pusat Riset Zoologi Terapan, Deisi Heptarina, Biji kecipir memiliki potensi besar menjadi bahan pakan lokal pengganti bungkil kedelai impor. Selain bernilai gizi mirip bungkil kedelai, tanaman ini juga dapat memperkuat kemandirian sektor perikanan nasional.
Beliau berharap, melalui riset yang lebih mendalam, kecipir dapat dibudidayakan dengan memanfaatkan lahan marginal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....