Bukan Sekedar Gaya, Ini Alasan Lampu Kabin Diredupkan saat Pesawat Lepas Landas

  • 23 Jul 2026 15:12 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Banyak penumpang mengira lampu kabin yang diredupkan saat lepas landas hanyalah untuk menciptakan suasana tenang dan nyaman. Padahal, di balik kebiasaan tersebut ada alasan keselamatan yang penting.

Menurut International Air Transport Association, meredupkan lampu kabin adalah bagian dari prosedur standar yang diterapkan maskapai di berbagai negara. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan penumpang dan awak kabin apabila terjadi kondisi darurat.

Fase lepas landas dan pendaratan merupakan dua momen paling krusial dalam penerbangan. Menurut International Civil Aviation Organization, fase ini dikenal sebagai Critical Phases Of Flight.

Fase ini adalah periode ketika risiko terjadinya kecelakaan lebih tinggi dibandingkan saat pesawat berada di ketinggian jelajah. Oleh karena itu, seluruh prosedur keselamatan, termasuk pengaturan pencahayaan kabin dilakukan secara ketat.

Salah satu alasan utama lampu kabin diredupkan ketika lepas landas adalah agar mata penumpang beradaptasi dengan kondisi cahaya di luar pesawat terutama penerbangan malam hari. Adaptasi ini membuat penumpang lebih mudah melihat jalur evakuasi, pintu keluar, maupun kondisi di luar pesawat.

Dengan begitu, proses evakuasi berlangsung lebih cepat dan efektif. Lampu yang diredupkan juga membantu awak kabin memantau kondisi di luar pesawat melalui jendela.

Pencahayaan yang redup membuat awak kabin lebih mudah mendeteksi adanya api, asap, atau kondisi yang tidak normal pada mesin pesawat. Selain lampu kabin, penumpang juga diminta untuk membuka penutup jendela saat lepas landas dan mendarat.

Langkah ini dilakukan agar cahaya dari luar masuk ke dalam kabin sehingga mata beradaptasi dengan kondisi sekitar. Dibalik prosedur sederhana tersebut, bukan hanya semata memberikan kenyamanan bagi penumpang. Namun, terdapat pertimbangan keselamatan yang telah diterapkan secara internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....