Kepercayaan Audiens Lebih Berharga daripada Sekadar Engagement
- 28 Jun 2026 16:08 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Banyak kreator konten dihadapkan pada dilema antara mengejar engagement atau mempertahankan kualitas informasi yang disampaikan. Algoritma media sosial sering kali lebih menguntungkan konten yang sensasional, namun kondisi tersebut tidak seharusnya mengorbankan kepercayaan audiens.
Menurut kreator konten Septi Diantari, kepercayaan pengikut merupakan aset yang jauh lebih penting dibandingkan angka keterlibatan di media sosial. "Bagi saya, pengikut itu bukan sekadar angka, tetapi orang-orang yang benar-benar percaya kepada kita. Kalau hanya mengejar engagement dengan membuat sesuatu menjadi viral, tetapi akhirnya kehilangan kepercayaan dari para pengikut, itu tidak sepadan," ujarnya.
Ia turut menambahkan, dirinya lebih memilih membagikan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan, yang benar, tepat, dan bermanfaat, meskipun mungkin engagement-nya tidak sebesar konten yang sensasional. "Bagi saya, menjaga kepercayaan pengikut jauh lebih penting daripada sekadar mengejar angka atau viralitas," ungkapnya.
Pandangan tersebut menegaskan bahwa hubungan antara kreator konten dan audiens dibangun atas dasar kepercayaan. Sekali kepercayaan itu hilang akibat informasi yang keliru, akan sulit untuk mendapatkannya kembali validitas informasi memang tidak selalu menghasilkan respons yang besar dalam waktu singkat.
Namun, konsistensi menyajikan konten yang benar akan membangun reputasi yang kuat dan membuat audiens tetap percaya terhadap setiap informasi yang disampaikan. Karena itu, kreator konten perlu menjadikan kejujuran, tanggung jawab, dan kebermanfaatan sebagai prinsip utama dalam berkarya. Dengan begitu, kepercayaan audiens dapat terus terjaga meskipun tidak selalu diikuti oleh tingginya angka engagement.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....