AI Baru Google Bisa Jadi Penerjemah Langsung saat Orang Berbicara

  • 29 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID,Denpasar - Berkomunikasi dengan orang yang berbeda bahasa kini semakin mudah berkat perkembangan kecerdasan buatan (AI). Google resmi meluncurkan Gemini 3.5 Live Translate, model AI yang mampu menerjemahkan percakapan suara secara real-time hanya dengan jeda beberapa detik.

Dilansir dari Google Blog pada 9 Juni 2026, berbeda dengan aplikasi penerjemah konvensional yang biasanya menunggu seseorang selesai berbicara, Gemini 3.5 Live Translate dapat menerjemahkan ucapan ketika percakapan masih berlangsung. Hasilnya, komunikasi terasa lebih alami karena tidak banyak jeda yang mengganggu.

Google menjelaskan teknologi ini menggunakan sistem penerjemahan langsung dari suara ke suara atau live speech-to-speech translation. Model tersebut dirancang agar mampu menyeimbangkan kecepatan dan akurasi sehingga percakapan tetap mengalir secara natural.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah kemampuan mempertahankan karakter suara penutur. Intonasi, tempo berbicara, hingga tinggi rendah suara tetap dipertahankan sehingga hasil terjemahan tidak terdengar seperti suara robot.

Dirangkum dari Google, Gemini 3.5 Live Translate mendukung lebih dari 70 bahasa. Di layanan Google Meet, teknologi ini bahkan dapat digunakan dalam lebih dari 2.000 kombinasi pasangan bahasa.

Kemampuan tersebut dinilai bermanfaat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari perjalanan ke luar negeri, rapat dengan klien internasional, hingga komunikasi dengan keluarga atau teman yang menggunakan bahasa berbeda.

Google juga membekali sistem ini dengan kemampuan menyaring kebisingan di sekitar pengguna. Dengan begitu, proses penerjemahan tetap berjalan lebih akurat meski percakapan berlangsung di tempat ramai.

Untuk pengguna umum, fitur ini tersedia melalui aplikasi Google Translate di perangkat Android maupun iPhone. Sementara bagi perusahaan, Google mulai menghadirkan Gemini 3.5 Live Translate dalam versi private preview di Google Meet sejak Juni 2026 sebelum diperluas ke lebih banyak pengguna pada akhir tahun.

Pengembang aplikasi juga sudah dapat mencoba teknologi tersebut melalui Gemini Live API dan Google AI Studio dalam versi public preview. Langkah ini membuka peluang hadirnya berbagai aplikasi baru yang memanfaatkan penerjemahan suara secara langsung.

Salah satu perubahan penting lainnya adalah pengguna tidak lagi membutuhkan earbud khusus untuk menikmati fitur tersebut. Jika sebelumnya Google menguji penerjemahan langsung menggunakan perangkat seperti Pixel Buds, kini Gemini 3.5 Live Translate dapat digunakan dengan hampir semua earbud, bahkan tanpa perangkat audio tambahan.

Hal itu dimungkinkan berkat fitur baru bernama Listening Mode di Android. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mendengarkan hasil terjemahan langsung melalui speaker ponsel dengan cara menempelkan perangkat ke telinga seperti saat menerima panggilan telepon.

Google menyebut Listening Mode akan membantu pengguna yang ingin mendengarkan hasil terjemahan tanpa mengganggu orang di sekitarnya. Fitur ini juga berguna ketika pengguna tidak membawa earbud saat bepergian.

Meski suara hasil terjemahan dibuat senatural mungkin, Google menegaskan bahwa seluruh audio AI tetap diberi penanda khusus. "Seluruh audio yang dihasilkan Gemini 3.5 Live Translate telah dibekali watermark digital SynthID," sehingga dapat dikenali sebagai konten buatan AI.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Teknologi SynthID sendiri sebelumnya telah digunakan Google untuk memberi tanda pada gambar, video, teks, dan audio yang dihasilkan AI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan transparansi sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan konten hasil kecerdasan buatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....