Bijak Beranda: Bukan Durasi, tapi Kualitas Konten!
- 07 Jun 2026 17:16 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Durasi penggunaan media sosial bukan penentu tunggal kesehatan mental seseorang.
- Konten video pendek berpengaruh khusus pada otak anak dengan ADHD.
- Pentingnya memilah interaksi digital untuk menjaga keseimbangan emosi pengguna.
RRI.CO.ID, Denpasar - Hari Media Sosial Indonesia 10 Juni mengajak Anda mengevaluasi habit digital. Riset terbaru menunjukkan bahwa lama waktu layar bukan satu-satunya penyebab gangguan mental.
Penelitian di laman Yale School of Medicine mengungkap fakta menarik tentang remaja. Penggunaan media sosial yang tinggi ternyata tidak selalu berujung pada depresi.
Kuncinya terletak pada bagaimana konten tersebut memengaruhi fungsi eksekutif otak seseorang. Hal ini disampaikan oleh para peneliti yang mengamati pola perilaku pengguna digital.
Anak dengan ADHD menunjukkan perbedaan cara kerja otak saat terpapar konten cepat. TikTok atau YouTube Shorts disinyalir memberi pengaruh berbeda pada konektivitas saraf mereka.
Kualitas interaksi jauh lebih penting daripada sekadar menghitung jam penggunaan aplikasi. Anda sebaiknya mulai memilah akun yang memberikan dampak emosional positif saja.
Dr. Christine Cha mencatat bahwa teknologi digital kini sudah menjadi bagian hidup. Kita tidak bisa menghindar, namun kita bisa mengatur cara kita berinteraksi.
Mari jadikan momen 10 Juni untuk membersihkan beranda dari konten negatif. Kesehatan mental Anda adalah prioritas utama di tengah hiruk-pikuk dunia maya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....