Keamanan Berkurang, Meta Resmi Hapus End-to-end (E2EE) pada DM Instagram

  • 11 Mei 2026 14:24 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Enkripsi end-to-end (E2EE) adalah metode keamanan komunikasi di mana hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca pesan atau mengakses data. Pesan dienkripsi di perangkat pengirim dan hanya didekripsi di perangkat penerima, sehingga penyedia layanan (seperti WhatsApp/Meta), ISP, atau peretas tidak dapat mengintip isinya.

Dikutip dari akun instagram @info_cileunyi, mulai 8 Mei 2026 lalu, Meta telah resmi menghapus enkripsi end-to-end (E2EE) yang ada pada direct message Instagram. Ini berarti percakapan pribadi, foto, video, dan pesan suara Anda tidak lagi terkunci hanya antara pengirim dan penerima, melainkan dapat diakses oleh sistem Meta untuk tujuan moderasi dan keamanan.

Berdasarkan keputusan tersebut menyebabkan system keamanan yang dirasa berkurang, DM tidak lagi menggunakan enkripsi end-to-end yang memungkinkan hanya pengirim/penerima yang melihat chat. Disebutkan pula alasan meta bahwa adopsi fitur enkripsi end-to-end (opsional) di Instagram tergolong sangat rendah, berbeda dengan WhatsApp.

Pengguna disarankan segera melakukan backup data dengan mengunduh chat penting melalui fitur Download Your Information sebelum kebijakan ini berlaku efektif, terutama untuk chat yang sebelumnya terenkripsi.

Sebagai alternative, jika privasi adalah prioritas utama, Meta mengarahkan pengguna untuk menggunakan WhatsApp, yang masih mendukung enkripsi end-to-end secara default. Penghapusan enkripsi ini memicu perdebatan mengenai privasi digital, di mana Meta menyeimbangkan antara moderasi konten dan keamanan pengguna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....