Stop! Lima Kesalahan Kabel Penyambung Ini Mengancam Rumah

  • 03 Mei 2026 16:12 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Kabel penyambung hanya boleh digunakan untuk kebutuhan listrik jangka pendek dan bukan permanen.
  • Peralatan elektronik besar dengan daya tinggi dilarang keras menggunakan sambungan kabel tambahan.
  • Menumpuk sambungan kabel atau menaruhnya di bawah karpet sangat berisiko menyebabkan kebakaran rumah.

RRI.CO.ID, Denpasar - Kabel penyambung sering menjadi solusi instan listrik, namun pemakaian yang salah dapat memicu kebakaran hebat. Anda wajib memahami cara mengamankan instalasi listrik rumah sekarang juga agar terhindar dari bahaya.

Laman Martha Stewart menyoroti pentingnya kewaspadaan karena penggunaan kabel penyambung yang sembarangan sering berakibat fatal. Kabel ini sebenarnya hanya dirancang untuk kebutuhan sementara, bukan sebagai sambungan listrik permanen di rumah Anda.

Direktur Teknis di Electrical Safety Foundation, Daniel Majano, menegaskan bahwa penggunaan beban berlebih adalah kesalahan utama. "Jangan pernah menyambungkan peralatan besar seperti kulkas ke kabel penyambung," ujar Daniel memberikan peringatan serius.

Anda harus memperhatikan kapasitas arus listrik atau ampere yang tertera pada label kabel tersebut. Pastikan daya perangkat yang Anda hubungkan tidak melebihi kemampuan hantar arus listrik dari kabel penyambung.

Kesalahan umum lainnya adalah menyambungkan satu kabel penyambung ke kabel lainnya atau sering disebut daisy-chaining. Praktik ini sangat dilarang karena dapat menimbulkan panas berlebih secara cepat dan memicu percikan api.

Jangan pula menyembunyikan kabel di bawah karpet atau furnitur berat karena suhu panasnya terperangkap. Tekanan dari furnitur juga bisa merusak lapisan pelindung kabel dan menyebabkan korsleting listrik yang tidak terdeteksi.

Segera ganti kabel yang sudah mengelupas, terasa panas saat disentuh, atau mengeluarkan bau hangus. Keamanan keluarga Anda jauh lebih berharga daripada harga selembar kabel penyambung baru yang berkualitas baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....