China Luncurkan Satelit untuk Uji Coba Internet Serupa Starlink

  • 25 Apr 2026 20:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Guangdong - China mulai serius mengembangkan internet satelit dengan meluncurkan roket Smart Dragon-3 pada 11 April 2026. Roket ini membawa satelit uji yang akan digunakan untuk mengembangkan teknologi komunikasi dari luar angkasa.

Peluncuran dilakukan dari laut di dekat wilayah Guangdong pada malam hari. Misi ini dijalankan oleh Taiyuan Satellite Launch Center dan dilaporkan oleh media resmi Xinhua.

Langkah ini menunjukkan bahwa China ingin ikut bersaing dalam layanan internet satelit. Saat ini, layanan seperti Starlink milik SpaceX masih menjadi pemain utama di bidang ini.

Selain meluncurkan satelit, China juga menguji teknologi baru untuk meningkatkan kecepatan internet dari luar angkasa. Salah satu yang diuji adalah pengiriman data menggunakan sinar laser dari satelit ke Bumi.

Dalam percobaan tersebut, sinyal dikirim dari jarak sekitar 36.000 kilometer di atas permukaan Bumi. Meskipun menggunakan daya kecil, kecepatan yang dihasilkan bisa mencapai 1 Gbps.

Kecepatan ini bahkan diklaim bisa lebih cepat dari Starlink dalam kondisi tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi laser bisa menjadi alternatif baru untuk internet satelit yang lebih cepat.

Keberhasilan ini didukung oleh teknologi yang bisa mengurangi gangguan dari atmosfer. Sistemnya membagi sinyal menjadi beberapa bagian, lalu memilih sinyal yang paling kuat agar tetap stabil.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Meski terdengar canggih, teknologi ini belum ditujukan langsung untuk pengguna biasa. Saat ini, pengembangannya masih fokus untuk kebutuhan jaringan besar dan infrastruktur data.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....