Apa yang Terjadi jika Astronot kembali ke Bumi ?

  • 15 Apr 2026 10:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID., Denpasar - Menjadi seorang astronaut bukanlah hal yang mudah. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa berangkat ke luar angkasa.

Selama melakuan perjalanan ke luar angkasa, terdapat berbagai fenomena yang harus dilalui. Salah satunya adalah adanya fenomena kesulitan adaptasi bagi para astronaut saat kembali ke lagi Bumi.

Para astronaut harus bisa menyesuaikan diri kembali dengan gaya gravitasi Bumi setelah lama berada di luar angkasa. Kondisi ini dikenal dengan sebutan “orthostatic intolerance”, yaitu keadaan ketika tubuh mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan gravitasi Bumi saat berdiri tegak.

Dikutip dari akun media sosial milik @sinarpikir, selama di ruang angkasa, tubuh mereka terbiasa hidup dalam kondisi tanpa gravitasi, atau disebut juga mikrogravitasi. Adaptasi tersebut membuat otot-otot kaki melemah dan sistem kardiovaskular mengalami perubahan. Akibatnya, tubuh kehilangan sebagian kemampuan alaminya untuk mengatur tekanan darah saat kembali ke lingkungan yang memiliki gaya tarik kuat seperti di Bumi.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Ketika para astronaut pulang dan mencoba berdiri, tekanan darah bisa turun secara mendadak, menyebabkan pusing hingga pingsan. Butuh waktu bagi tubuh mereka untuk kembali berfungsi normal dan beradaptasi sepenuhnya dengan gravitasi Bumi yang konstan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....