Mengintip Data Centre yang Dibangun Microsoft Indonesia

  • 10 Feb 2026 14:13 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID,Karawang - Raksasa Teknologi, Microsoft, diberitakan tengah membangun Data Centre di Indonesia. Infrastruktur yang disebut bernama JKT09 ini berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

Proyek ini disebut menjadi bagian dari upaya Microsoft memperkuat infrastruktur layanan komputasi awan (cloud) di Indonesia. Istilah data centre barangkali masih awam bagi masyarakat umum.

Dilansir dari berbagai sumber secara sederhana, data center atau pusat data adalah fasilitas fisik yang digunakan untuk menyimpan, memproses, dan mengelola data digital dalam skala besar. Infrastruktur yang dirancang untuk beroperasi tanpa henti selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu ini, memiliki fungsi utama sebagai mesin pemrosesan data.

Server-server ini biasanya disusun rapi dalam rak khusus agar mudah dikelola dan dipantau. Selain server, data center juga dilengkapi sistem penyimpanan data berkapasitas besar seperti Storage Area Network (SAN) dan Network Attached Storage (NAS).

Sistem ini berfungsi menyimpan berbagai jenis data digital dengan tingkat keamanan tinggi. Agar data dapat berpindah dengan cepat dan aman, data center menggunakan perangkat jaringan seperti router, switch, firewall, dan kabel fiber optik.

Perangkat jaringan ini menghubungkan sistem internal data center dengan jaringan eksternal atau internet. Data center juga membutuhkan infrastruktur pendukung yang andal, terutama sistem catu daya. Komponen seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) dan generator disiapkan untuk memastikan pasokan listrik tetap tersedia saat terjadi gangguan.

Untuk menjaga kinerja perangkat, digunakan sistem pendingin khusus seperti Computer Room Air Conditioning (CRAC) atau Computer Room Air Handler (CRAH). Sistem ini berfungsi mengatur suhu dan kelembapan agar perangkat tidak mengalami panas berlebih.

Aspek keamanan menjadi bagian penting dalam pengelolaan data center. Oleh karena itu, fasilitas ini dilengkapi sistem kontrol akses, kamera pengawas (CCTV), dan proteksi kebakaran.

Seluruh operasional data center dipantau melalui sistem manajemen bernama Data Center Infrastructure Management (DCIM). Sistem ini memungkinkan pemantauan kinerja, suhu, dan penggunaan daya secara real-time.

Data center dirancang dengan prinsip redundansi atau duplikasi sistem. Dengan konsep ini, jika satu sistem mengalami gangguan, sistem cadangan dapat langsung bekerja sehingga layanan tetap berjalan normal.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....