Dosen Primakara University Edukasi Literasi Keuangan kepada Siswa
- 21 Jan 2026 11:12 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Di tengah maraknya kasus investasi bodong dan judi online yang menyasar generasi muda, dosen Primakara University menggelar edukasi literasi keuangan bagi siswa SMK. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Bali Dewata dipenghujung tahun 2025 lalu sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan pemahaman keuangan sejak dini.
Acara dihadiri oleh sekitar 50 siswa jurusan Akuntansi dan disambut baik oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Kadek Saputra.
Sesi edukasi utama dibawakan oleh I Made Dwi Hita Darmawan, akademisi di bidang keuangan dan investasi sekaligus dosen Primakara University. Ia didampingi oleh Ida Bagus Ardhi Putra, dosen Bisnis Digital, serta sejumlah mahasiswa yang terlibat sebagai tim pendukung.
Dalam pemaparannya, Dwi Hita mengajak siswa untuk memahami berbagai instrumen investasi yang legal dan berizin, serta bagaimana menyusun langkah menuju financial freedom secara sehat dan bertanggung jawab.

Kepada RRI di Denpasar, Dwi Hita mengatakan, dalam kegiatan tersebut para peserta juga diberikan penjelasan tentang bahaya investasi bodong yang kerap menawarkan imbal hasil tidak masuk akal, serta risiko besar judi online yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berdampak pada psikologis dan masa depan generasi muda.
Ia mengingatkan peserta untuk melatih kesabaran dalam berivestasi karena menurutnya kaya itu bukan soal jalan instan, tetapi soal konsistensi, disiplin, dan kesabaran dalam berinvestasi dengan cara yang benar.
"Kami ingin siswa paham bahwa uang yang mereka miliki, sekecil apa pun, bisa dikelola dengan bijak. Bukan untuk judi online atau skema cepat kaya, tetapi untuk masa depan mereka sendiri," ucapnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kadek Saputra, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Bali Dewata, menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan kebutuhan mendesak bagi siswa vokasi.
"Kami sangat berterima kasih kepada tim dari Primakara University. Siswa kami bukan hanya belajar teori akuntansi di kelas, tetapi juga mendapatkan perspektif nyata tentang bagaimana mengelola uang, mengenali penipuan berkedok investasi, dan menjauhi judi online. Ini bekal penting bagi mereka sebelum terjun ke dunia kerja maupun usaha," ungkapnya.
Sepanjang sesi, para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar cara memulai investasi, perbedaan menabung dan berinvestasi, hingga bagaimana menjadi investor pemula di pasar modal.
Di akhir kegiatan, dilakukan survei singkat yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa sangat tertarik dan ingin mengetahui lebih jauh mengenai investasi, khususnya di pasar modal. Temuan ini memperkuat pentingnya program literasi keuangan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Primakara University menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya berkontribusi di ranah akademik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun budaya finansial yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....