Lunula, Bulan Sabit Putih pada Kuku

  • 23 Okt 2024 06:49 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Pernahkah anda memperhatikan bagian berbentuk setengah lingkaran di pangkal kuku? Bagian ini dikenal dengan sebutan lunula. Berasal dari kata Latin “luna” yang berarti bulan kecil. Bentuknya menyerupai bulan sabit dan biasanya berwarna lebih terang daripada bagian kuku lainnya.

Lunula ternyata bukan sekadar hiasan pada kuku. Bagian ini sebenarnya adalah bagian penting dari matriks kuku, yaitu jaringan di bawah kulit yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan kuku. Matriks menghasilkan sel-sel yang mendorong kuku tumbuh ke luar. Lunula adalah bagian matriks yang terlihat di permukaan kuku. Menurut studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology, lunula juga dapat berfungsi sebagai indikator kesehatan tubuh secara umum. Kuku yang sehat, termasuk lunula yang tampak cerah dan jelas, menandakan bahwa pertumbuhan kuku berlangsung normal, sementara perubahan pada lunula dapat menjadi sinyal dari masalah medis .

Kondisi yang sehat biasanya berwarna putih karena ada lapisan epidermis tipis yang menutupinya. Ukurannya pun bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Pada beberapa orang, lunula terlihat besar, sementara pada yang lain mungkin hanya tampak sedikit atau bahkan tidak terlihat sama sekali. Meski begitu, hal ini bukanlah masalah serius, karena pada beberapa orang lunula bisa tersembunyi di bawah kutikula.

Perubahan warna lunula juga bisa menjadi sinyal penting. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Dermatology, lunula yang berwarna kebiruan dapat mengindikasikan masalah dengan sirkulasi darah, seperti sindrom Raynaud. Sedangkan warna kuning bisa menunjukkan kondisi seperti psoriasis atau infeksi jamur .

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan lunula terlihat mengecil atau menghilang. Salah satunya adalah trauma pada kuku, seperti ketika kuku terbentur atau tertekan terlalu keras. Kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroidisme atau malnutrisi, juga dapat memengaruhi penampakan lunula. Menurut sebuah penelitian dalam Dermatologic Clinics, lunula yang menghilang bisa berkaitan dengan kekurangan protein, vitamin B12, atau kondisi medis lainnya .

Tidak semua kuku memiliki lunula yang terlihat jelas. Pada jari-jari yang lebih kecil, seperti jari manis atau kelingking, lunula biasanya lebih sulit terlihat atau bahkan tidak terlihat sama sekali. Hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan selama kuku tetap tumbuh dengan baik dan tidak ada tanda-tanda masalah kesehatan lainnya. Jika anda melihat sesuatu yang tidak biasa pada lunula atau kuku, konsultasikan dengan ahli medis untuk penanganan lebih lanjut.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....