Stabilitas Sistem Keuangan dan Risiko terhadap Perekonomian Riil

  • 20 Des 2025 08:10 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Stabilitas sistem keuangan menjadi prasyarat fundamental bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan perekonomian riil. Sistem keuangan yang stabil berfungsi secara efektif dalam menyalurkan dana, mengelola risiko, serta menjaga kepercayaan pelaku ekonomi, sehingga aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa, I Komang Putra kepada RRI Denpasar menyampaikan, stabilitas sistem keuangan yang terjaga akan memberikan dampak positif, khususnya investasi.

“Stabilitas sistem keuangan yang terjaga akan memberikan dampak positif terhadap kinerja pada system riil, khususnya investasi dan penyerapan tentang dana kerja, karena jika meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor. Ketika perbankan berada dalam kondisi sehat, penyaluran kredit dalam sektor produktif akan berjalan lancar,” ujarnya pada Jumat (19/12/2025).

Komang Putra menambahkan, secara konseptual, stabilitas sistem keuangan merujuk pada kondisi di mana lembaga keuangan, pasar keuangan, dan infrastruktur pembayaran mampu menjalankan fungsinya secara normal, bahkan dalam menghadapi tekanan ekonomi. Risiko sistemik yang paling berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan, seperti risiko pasar yang dipicu volatilitas nilai tukar.

“Risiko sistemik yang paling mengganggu, yakni risiko kredit akibat peningkatan kredeit bermasalah, serta risiko pasar yang dipicu oleh volatilitas nilai tukar, suku bunga, serta harga aset,” ucapnya.

Komang Putra menyebut, penguatan stabilitas sistem keuangan memerlukan sinergi kebijakan yang komprehensif antara otoritas moneter, fiskal, dan sektor keuangan. Kebijakan, pengawasan yang adaptif, serta penguatan manajemen risiko lembaga keuangan menjadi instrumen penting untuk memitigasi potensi gangguan. Selain itu, peningkatan literasi keuangan dan transparansi informasi turut berperan dalam menjaga kepercayaan publik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....