Mei 2026, Meta Dikabarkan Akan Pangkas 10 Persen Total Karyawannya
- 26 Apr 2026 17:51 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, California - Dilansir dari Reuters, Meta Platforms berencana memangkas sekitar 10 persen dari total karyawannya sebagai bagian dari strategi efisiensi perusahaan mulai 20 Mei 2026. Keputusan ini berdampak pada sekitar 8.000 pekerja di tengah besarnya investasi Meta dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan yang menaungi platform seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini menyampaikan rencana tersebut melalui memo internal kepada karyawan. Proses pemutusan hubungan kerja (PHK) dijadwalkan mulai berlaku pada 20 Mei 2026.
Saat ini, Meta memiliki sekitar 78.000 karyawan secara global. Selain PHK, perusahaan juga membatalkan sekitar 6.000 lowongan pekerjaan yang sebelumnya direncanakan untuk dibuka.
Kepala sumber daya manusia Meta, Janelle Gale, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga efisiensi perusahaan. Ia juga menyebut keputusan ini tidak mudah karena banyak karyawan yang terdampak telah memberikan kontribusi besar bagi perusahaan.
Langkah penghematan ini berkaitan dengan ambisi CEO Mark Zuckerberg dalam mengembangkan teknologi AI tingkat lanjut. Meta saat ini bersaing dengan perusahaan besar lain seperti Amazon, Google, Microsoft, dan OpenAI dalam perlombaan teknologi tersebut.
Meski melakukan pengurangan tenaga kerja, banyak analis menilai investasi besar Meta di bidang AI berpotensi membawa hasil positif. Hal ini termasuk peningkatan efektivitas iklan digital serta pengembangan produk baru seperti kacamata pintar hasil kerja sama dengan EssilorLuxottica.
Dari sisi keuangan, Meta sebelumnya melaporkan pendapatan yang melampaui ekspektasi pasar. Namun, biaya perusahaan juga meningkat tajam hingga puluhan miliar dolar AS, terutama untuk pembangunan infrastruktur seperti pusat data AI.
Ke depan, Meta memperkirakan belanja modalnya bisa mencapai lebih dari US$100 miliar dalam satu tahun fiskal. Targetnya, teknologi AI canggih yang dikembangkan perusahaan dapat mulai dirasakan secara luas oleh masyarakat pada tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....