Paus Baru, Harapan Baru: Leo XIV Pimpin Gereja Katolik

  • 09 Mei 2025 12:43 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Gereja Katolik Roma resmi mengumumkan terpilihnya Paus baru pada Kamis, (8/5/2025) waktu setempat. Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih dan memilih nama kepausan Paus Leo XIV, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025, sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia.

Menanggapi terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Uskup Denpasar, Mgr. Silvester San, saat ditemui RRI di Denpasar, menyampaikan harapan agar Paus Leo XIV menjadi pemimpin yang dapat menjadi teladan bagi umat Katolik dan dunia. Ia juga berharap Paus baru melanjutkan perhatian terhadap isu-isu global, seperti perdamaian di Timur Tengah dan perlindungan lingkungan hidup. Mgr. Silvester menekankan, setiap pemimpin memiliki kekhasan masing-masing. Ia tidak berharap Paus Leo XIV menjadi salinan dari pendahulunya, tetapi mampu menjawab tantangan zaman dengan identitas dan keunikannya sendiri.

“Kita berharap Paus yang baru ini menjadi pemimpin yang baik, yang bisa diteladani, seperti Paus Fransiskus yang memperjuangkan perdamaian dunia hingga akhir hidupnya,” ujarnya.

Mgr. Silvester San mengajak umat untuk mendoakan Paus Leo XIV agar mampu melanjutkan misi Gereja Katolik dalam mewartakan kasih, perdamaian, dan keadilan bagi seluruh dunia. Lebih lanjut, Uskup Silvester menyoroti pentingnya peran Paus dalam membangun dialog dengan dunia, terutama di tengah situasi global yang penuh konflik.

“Kita ingin dunia ini damai, dan berharap Paus baru juga peduli pada lingkungan hidup. Laudato Si’ dan Laudate Deum bukan sekadar dokumen, tapi ajakan agar semua orang berjuang menjaga bumi agar layak dihuni oleh siapa saja.” pungkas Uskup.

Pemilihan Paus berlangsung dalam konklaf di Kapel Sistina, Vatikan, yang dimulai pada 7 Mei 2025. Konklaf ini diikuti oleh para kardinal dari seluruh dunia yang berusia di bawah 80 tahun. Setelah beberapa putaran pemungutan suara, pada 8 Mei 2025 pukul 18.07 waktu setempat, muncul asap putih dari cerobong Kapel Sistina, menandakan telah terpilihnya Paus baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....