Serangan Jantung Renggut Nyawa Jemaah Haji Jembrana
- 10 Jun 2025 19:58 WIB
- Denpasar
KBRN, Jembrana: Jemaah haji asal Kabupaten Jembrana, Asraman (80), dikabarkan meninggal dunia di tenda jemaah di Mina, Arab Saudi, pada Sabtu (8/6/2025) sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Pria yang berangkat bersama istrinya, Ruhana Binti Abdul Majid, ini diduga wafat akibat serangan jantung.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Petugas Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, H. Muslihin. Melalui pesan WhatsApp, ia menjelaskan bahwa Asraman meninggal di tenda di Mina. "Tiga hari sebelum meninggal, kondisi almarhum masih sehat. Beliau sempat pingsan dan kemudian dinyatakan meninggal dunia," terang Muslihin. Prosesi pemakaman Asraman akan dilaksanakan di Makkah sesuai ketentuan otoritas Arab Saudi.
Putra almarhum, Muhamad Selamet (47), saat ditemui di rumah duka di Desa Air Kuning, Jembrana mengungkapkan bahwa ia menerima kabar duka dari petugas Kemenag setempat. Selamet menduga wafatnya sang ayah akibat faktor usia dan kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci. "Sebelum berangkat, bapak tidak mengeluh sakit apa pun. Dari rumah, bapak dan ibu dalam keadaan sangat sehat," ujarnya pada Senin (9/6/2025). Ia menambahkan bahwa ayahnya sempat mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji sebelum wafat.
Asraman sendiri telah menanti keberangkatan haji sejak tahun 2013. Jadwal keberangkatannya sempat tertunda sekitar 10 tahun akibat pandemi COVID-19, padahal normalnya antrean hanya sekitar 7 tahun. Selama hidupnya, Asraman dikenal sebagai pribadi yang tekun, dengan keseharian berkebun dan beternak sapi.
Meskipun berat, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhum. Namun, Selamet mengungkapkan rasa menyayangkan karena tidak bisa menyaksikan detik-detik terakhir dan pemakaman sang ayah. "Kami sekeluarga sudah mengikhlaskan kepergian bapak, akan tetapi saya sendiri menyayangkan tidak melihat kepergian bapak di hari terakhir sampai dimakamkan di sana. Semoga bapak mendapatkan tempat yang terindah di sisi-Nya," tutur Selamet.
Kondisi Ruhana, istri almarhum, dikabarkan sehat meski tampak sangat sedih. Komunikasi via video call masih terjalin antara Ruhana dan keluarga di Tanah Air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....