Travel Ilegal Hantam Dua Bocah di Jalur Denpasar-Gilimanuk
- 14 Mar 2026 22:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana: Suasana Sabtu 14 Maret 2026 siang yang tenang di Desa Banyubiru berubah menjadi tragedi memilukan. Dua bocah sekolah dasar (SD) yang baru saja batal memperbaiki sepeda di sebuah bengkel, dihantam oleh mobil Toyota Calya yang diduga kuat merupakan angkutan travel ilegal (bodong).
Insiden berdarah ini terjadi di depan sebuah bengkel milik Djuaini alias Pak Jon, di KM 99-100 jalur nasional Denpasar-Gilimanuk. Saksi mata menyebutkan bahwa kedua korban, I Kadek Rafa Dwi Dana Putra (10) dan sepupunya I Putu Mas Bagus Maligia Yudi Saputra (12), saat itu tengah bersiap meninggalkan bengkel karena antrean pelanggan penuh.
"Mereka belum sempat jalan, baru saja menghidupkan motor. Tiba-tiba mobil dari arah barat menabrak keras sampai mereka terpental jauh ke timur," ungkap Pak Jon, saat ditemui di bengkelnya.
Menurut keterangan saksi lainnya, I Gede Arsana, mobil bernopol DK-1834-FBU yang dikemudikan Dimas Hermawan (21) asal Jember, Jawa Timur melaju kencang dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).
Mobil tersebut diduga melaju ugal-ugalan hingga keluar bahu jalan. Saking kerasnya benturan, mobil sempat berguling, merobohkan sanggah (tempat sembahyang) milik warga, dan menyeret korban hingga sejauh 15 meter.
I Kadek Rafa (10), mengalami cedera kepala berat dan meninggal dalam perjalanan ke RSUD Negara. Korban Luka: I Putu Mas Bagus (12), mengalami luka robek dan patah tulang, saat ini tengah menjalani perawatan intensif.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, mengatakan bahwa pengemudi bernama Dimas Hermawan (21) asal Jember telah diamankan. Dugaan sementara, pengemudi kehilangan kendali akibat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Kecelakaan ini kembali menyoroti bahaya "travel bodong" di jalur tengkorak yang kerap mengabaikan keselamatan demi mengejar waktu. Kendaraan pelaku kini diamankan di Polres Jembrana dengan kondisi ringsek parah sebagai barang bukti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....