Waspada Kejahatan, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kehati-hatian
- 12 Feb 2026 09:22 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Maraknya tindak kriminal seperti penjambretan, pencurian, hingga kekerasan di jalan raya menjadi perhatian serius masyarakat. Hal ini dibahas dalam Siaran Obrolan Galang Kangin DI Pro 4 RRI Denpasar dengan judul “Waspada Kejahatan” yang menghadirkan Ajik Tibah bersama Beli Kejoer, Kamis 12 Februari 2026.
Dalam obrolan tersebut disampaikan keprihatinan atas berbagai peristiwa kejahatan yang menimpa masyarakat, termasuk kasus penjambretan yang berujung pada korban jiwa. Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kejahatan dapat terjadi di mana saja, kapan saja, dan tidak memandang usia maupun kondisi korban.
Ajik Tibah menegaskan bahwa kejahatan pada dasarnya lahir dari dua hal utama, yaitu niat dan kesempatan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak memberikan celah yang dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan.
“Kehati-hatian adalah langkah awal pencegahan yang paling penting”, katanya. Tibah menambahkan, beberapa contoh sikap waspada antara lain tidak mengenakan perhiasan berlebihan di tempat umum, menghindari memamerkan barang berharga, serta selalu mengamankan kendaraan dengan kunci pengaman, kelalaian kecil, seperti meninggalkan kunci motor atau tidak mengunci rumah dengan baik, dapat mengundang niat jahat.
Selain itu, disampaikan pula bahwa kejahatan bukan hanya merugikan korban, tetapi pada akhirnya juga merugikan pelaku itu sendiri. Dalam perspektif ajaran Hindu, setiap perbuatan diyakini akan membawa akibat atau karma phala, sehingga perbuatan yang melanggar dharma akan berbuah penderitaan di kemudian hari.
Beli Kejoer menambahkan bahwa masyarakat perlu membangun kesadaran bersama untuk saling mengingatkan, menjaga lingkungan, serta menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras. Tidak ada hasil baik yang diperoleh dari jalan yang salah, karena segala sesuatu yang diperoleh dengan cara tidak benar tidak akan membawa ketenangan.
Melalui siaran ini, masyarakat diajak untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas, baik di rumah maupun di jalan, serta memperkuat nilai moral dan spiritual sebagai benteng utama pencegahan kejahatan. Kewaspadaan, etika, dan kepedulian bersama diharapkan mampu menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....