Bukan Pokémon, Game Freak Bawa Dunia Gelap lewat Beast of Reincarnation

  • 27 Agt 2026 13:15 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Nama Game Freak selama ini sangat lekat dengan dunia Pokémon, tetapi studio asal Jepang tersebut mencoba menunjukkan sisi berbeda lewat Beast of Reincarnation. Game bergenre action RPG ini membawa pemain ke Jepang pada tahun 4026, dalam dunia yang telah rusak dan dipenuhi ancaman dari makhluk yang terjangkit Blight.

Berbeda dari Pokémon yang identik dengan petualangan penuh warna dan pertarungan berbasis giliran, Beast of Reincarnation menawarkan suasana yang jauh lebih kelam. Game Freak memadukan elemen Jepang tradisional dengan fiksi ilmiah untuk membangun dunia pasca-apokaliptik yang keras, tetapi tetap menyimpan keindahan alam di tengah kehancuran.

Cerita berpusat pada Emma, seorang perempuan yang disebut sebagai Blightborn, bersama Koo, seekor anjing yang menjadi pendampingnya sepanjang perjalanan. Keduanya memiliki hubungan yang menjadi bagian penting dalam permainan, termasuk ketika menghadapi berbagai makhluk berbahaya dan menjelajahi wilayah yang telah berubah akibat Blight.

Dari sisi permainan, Game Freak menggabungkan pertarungan real-time dengan sejumlah elemen RPG berbasis perintah. Pemain dapat menggunakan serangan jarak dekat, menghindar dan melakukan parry, sementara Koo juga memiliki peran dalam menghadapi musuh serta membantu Emma selama perjalanan.

Pilihan tersebut membuat Beast of Reincarnation terasa cukup berbeda dari karya Game Freak yang selama ini lebih dikenal luas. Sejumlah ulasan bahkan melihat kemiripan mekanisme pertarungannya dengan game seperti Sekiro, meskipun game ini tetap membawa pendekatan dan identitasnya sendiri.

Beast of Reincarnation resmi dirilis pada 4 Agustus 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam. Setelah dirilis, tanggapan terhadap game ini cukup beragam, dengan sejumlah kritikus memuji pertarungan dan atmosfernya, sementara ulasan lain menyoroti masalah teknis, desain dunia, maupun cerita yang dinilai belum sepenuhnya kuat.

Bagi pengguna PC, Game Freak mencantumkan kebutuhan minimum berupa prosesor Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 3600, RAM 16 GB, kartu grafis GTX 1070 atau Radeon RX 580 8 GB, serta ruang penyimpanan 45 GB pada SSD. Sementara untuk pengalaman yang direkomendasikan, pemain membutuhkan Intel Core i7-12700K atau Ryzen 7 5800X, RAM 16 GB dan RTX 3060 12 GB atau Radeon RX 6700 XT 12 GB.

Kehadiran Beast of Reincarnation menjadi langkah menarik bagi Game Freak untuk memperlihatkan karya di luar Pokémon, sekaligus mencoba pendekatan action RPG dengan dunia dan cerita yang lebih serius. Game ini menunjukkan bahwa pengalaman Game Freak tidak hanya dapat digunakan untuk membuat permainan tentang mengumpulkan monster, tetapi juga untuk membangun dunia baru dengan karakter dan mekanisme permainan yang berbeda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....