Panen Sayur dari Teras, Panduan Praktis Menanam Buncis dalam Pot untuk Pemula
- 05 Agt 2026 21:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Memiliki lahan terbatas bukan lagi alasan untuk tidak bisa menikmati hasil kebun sendiri. Salah satu sayuran yang paling mudah dan cepat dipanen di lahan sempit adalah buncis (Phaseolus vulgaris). Menanam buncis dalam pot atau polybag kini menjadi tren di kalangan masyarakat perkotaan (urban farming) karena perawatannya yang simpel namun memberikan hasil yang melimpah.
Buncis tidak hanya dikenal karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi, tetapi juga karena pertumbuhannya yang tergolong singkat, hanya butuh waktu sekitar 45 hingga 60 hari dari masa tanam hingga panen.
Kunci utama keberhasilan menanam buncis di pot adalah pada drainase dan nutrisi tanah.
Pilihan Pot: Gunakan pot atau polybag dengan diameter minimal 25–30 cm. Pastikan bagian bawah pot memiliki lubang drainase yang cukup agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar busuk.
Media Tanam: Gunakan campuran tanah subur, kompos atau pupuk kandang, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Campuran ini menjamin tanah tetap gembur (porous) sehingga akar buncis dapat bernapas dengan baik.
Sebelum menanam, Anda perlu mengetahui ada dua tipe utama buncis:
Buncis Tegak (Bush Beans): Tumbuh pendek menyerupai semak dan tidak butuh rambatan. Cocok untuk pot kecil di balkon yang sempit.
Buncis Rambat (Pole Beans): Tumbuh memanjat dan butuh lanjaran (ajir). Hasil panen tipe ini biasanya lebih banyak dan periode panennya lebih lama.
Langkah – langkah penanaman :
Penyemaian Langsung: Buncis paling baik ditanam langsung dari benih ke dalam pot (tanpa pindah tanam). Masukkan 2–3 biji benih buncis ke dalam lubang sedalam 2–3 cm di tengah pot.
Penyiraman Awal: Siram dengan air secukupnya hingga media tanam lembap. Benih biasanya akan mulai berkecambah dalam waktu 3–7 hari.
Pemasangan Ajir: Jika Anda menanam tipe rambat, pasang bambu atau kayu setinggi 1,5–2 meter segera setelah benih tumbuh agar tidak merusak akar di kemudian hari.
Perawatan Harian agar Berbuah Lebat dikutip dari laman bibitbunga.com :
Menanam dalam pot membutuhkan perhatian ekstra pada konsistensi:
Sinar Matahari: Letakkan pot di area yang terkena sinar matahari langsung minimal 6–8 jam sehari. Buncis adalah tanaman "pemuja" matahari.
Penyiraman: Siram tanaman dua kali sehari (pagi dan sore) saat musim kemarau. Pastikan media tetap lembap, namun jangan sampai becek.
Pemupukan: Berikan pupuk NPK tambahan atau pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali setelah tanaman berumur 15 hari untuk merangsang pembungaan.
Buncis siap dipanen saat polongnya sudah terasa padat namun masih renyah (belum berserat atau menonjol bijinya). Gunakan gunting atau petik dengan tangan secara hati-hati agar tidak merusak batang utama. Semakin sering buncis dipanen, tanaman akan semakin terangsang untuk memproduksi polong baru.
Untuk mencegah serangan hama, Anda bisa menanam buncis berdampingan dengan tanaman Marigold atau kemangi di pot terpisah. Aroma dari tanaman tersebut secara alami akan mengusir serangga pengganggu buncis Anda.
Menanam buncis dalam pot adalah langkah awal yang sempurna untuk memulai kemandirian pangan dari rumah. Selain mendapatkan sayuran yang lebih segar dan organik, kegiatan ini juga bisa menjadi sarana relaksasi yang menyenangkan di tengah kesibukan harian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....