Memahami Sistem Gacha dan Pengelolaan Anggaran dalam Gim

  • 28 Jun 2026 16:17 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Tidak sedikit pemain gim yang rela menyisihkan uang untuk mendapatkan karakter atau senjata favorit. Fenomena ini banyak ditemui pada gim modern yang menggunakan sistem gacha, termasuk Love and Deepspace.

Gacha merupakan mekanisme yang memungkinkan pemain memperoleh karakter atau item secara acak menggunakan mata uang dalam gim maupun uang sungguhan. Sistem ini terinspirasi dari mesin kapsul mainan (gashapon) yang telah lama populer di Jepang.

Pada Love and Deepspace, sistem gacha digunakan untuk mendapatkan “Memories”, yaitu kartu yang berisi karakter dengan kemampuan dan cerita tertentu. Semakin langka sebuah Memory, semakin kecil peluang pemain untuk mendapatkannya dalam sekali undian.

Bagi sebagian pemain, daya tarik gacha bukan semata-mata soal memiliki karakter yang kuat. Banyak pula yang ingin melengkapi koleksi, mengikuti jalan cerita karakter favorit, atau menikmati ilustrasi dan animasi eksklusif yang hanya tersedia pada kartu tertentu.

Selain itu, pengembang biasanya menghadirkan karakter edisi terbatas yang hanya tersedia dalam waktu tertentu. Kondisi ini mendorong sebagian pemain untuk mencoba peruntungan sebelum periode tersebut berakhir.

Meski menggunakan unsur keberuntungan, setiap permainan memiliki aturan peluang (drop rate) yang dapat dilihat pemain sebelum melakukan undian. Beberapa gim, termasuk Love and Deepspace, juga menerapkan sistem pity, yaitu jaminan memperoleh item atau karakter langka setelah mencapai jumlah undian tertentu.

Di balik keseruannya, pemain tetap perlu mengelola pengeluaran secara bijak. Menetapkan anggaran khusus dan menghindari keputusan membeli secara impulsif dapat membantu menjaga aktivitas bermain tetap menyenangkan.

Sistem gacha merupakan salah satu model bisnis yang banyak digunakan dalam industri gim modern. Selama dipahami cara kerjanya dan dimainkan sesuai kemampuan, gacha dapat menjadi bagian dari pengalaman bermain tanpa harus membebani kondisi keuangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....