BYD M6 DM, Mobil keluarga dengan Teknologi DM-i yang Sanggup Tempuh 65 Kilometer per L

  • 04 Jun 2026 09:02 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Produsen otomotif raksasa asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams), resmi memperkenalkan teknologi mesin hybrid terbarunya di Indonesia dengan memboyong BYD M6 DM. Langkah ini menjadi gebrakan baru BYD di pasar tanah air yang sebelumnya hanya fokus memasarkan kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle). BYD sadar akan dinamika pasar Indonesia yang masih membutuhkan fleksibilitas bahan bakar untuk perjalanan jarak jauh. Dengan mengandalkan basis MPV andalan mereka dan dengan menyematkan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang mereka sebut sebagai DM-i (Dual Mode-intelligent) generasi terbaru.

Sistem penggerak roda depan pada BYD M6 DM ini mengandalkan mesin bensin 1.500 cc 4 silinder yang mengusung teknologi ultra high compression dengan rasio kompresi sangat tinggi mencapai 1:16. Meski memiliki kompresi yang sangat padat, mesin ini diklaim tetap aman mengonsumsi bahan bakar minimal Ron 92. Kinerja mesin bensin tersebut digabungkan dengan motor listrik bertenaga dan baterai berteknologi blade battery berkapasitas belasan kWh, serta tangki bensin berkapasitas 52 liter. Penggabungan sistem ini diklaim menghasilkan tingkat efisiensi termal (thermal efficiency) yang luar biasa hingga menyentuh angka 46%.

Mengacu pada spesifikasi global BYD DM, kombinasi performa mesin bensin dan motor listriknya mampu memuntahkan tenaga gabungan yang masif sebesar 303 HP dan torsi mencapai 490 Nm. Catatan performa ini sanggup melesatkan MPV keluarga 7 seater tersebut dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 7,9 detik saja. Tidak hanya impresif dalam kecepatan, konsumsi bahan bakarnya diklaim mampu menyentuh angka efisiensi fantastis hingga 65 km/liter pada kondisi baterai dan bensin terisi penuh. Sistem cerdas DM ini menyediakan tiga mode berkendara otomatis, yaitu Full EV Mode (murni listrik), Series Hybrid Mode (mesin mengisi baterai, motor listrik memutar roda), serta Parallel Hybrid Mode (mesin dan motor listrik bersama-sama menyalurkan tenaga ke roda).

Secara visual, eksterior BYD M6 DM ini memiliki beberapa perbedaan minor dibanding varian listrik murninya. Perubahan terlihat pada desain kisi-kisi atau grille depan, motif velg baru, serta tambahan aksen cladding hitam di sekeliling bodi bawah. Di bagian pilar belakang diberikan aksen panel hitam minimalis, sementara spionnya kini telah dibekali kamera 360 derajat dan lampu welcome light. Sebagai mobil PHEV, kendaraan ini memiliki dua lubang pengisian di sisi kanan dan kiri bodi, di mana pengisian daya baterai menggunakan AC charging memakan waktu 5 hingga 6 jam, sedangkan menggunakan DC fast charging hanya membutuhkan waktu 30 menit dari kapasitas 10% ke 80%.

Beralih ke ruang kabin, perbedaan paling besar langsung terlihat pada tuas transmisi yang kini dipindahkan ke kolom setir sebelah kanan, sehingga area konsol tengah tampak lebih bersih dan menyisakan tombol mode berkendara (EV/HV) serta fitur wireless charging. Panel spidometer di balik kemudi pun kini telah ditingkatkan menjadi layar full digital berwarna yang lebih informatif. Ruang kabin baris kedua dan ketiga tetap menawarkan akomodasi yang lapang dengan fleksibilitas kursi baris ketiga yang dapat dilipat rata lantai demi memaksimalkan ruang bagasi. Melalui sesi perkenalan teknologi DM-i ini, BYD membuktikan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem New Energy Vehicle (NEV) yang kompetitif bagi konsumen di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....