Mengenal APGI, Garda Terdepan Pemandu Gunung Profesional Indonesia

  • 27 Mei 2026 10:01 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Aktivitas mendaki gunung di tanah air kini bukan lagi sekadar hobi pengisi waktu senggang, melainkan telah berkembang menjadi industri pariwisata petualangan yang sangat bernilai. Di tengah melonjaknya popularitas kegiatan alam bebas ini, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) memegang peran yang sangat vital.

Sebagai organisasi profesi resmi, APGI berfungsi sebagai payung hukum sekaligus wadah tunggal untuk menyatukan para pemandu gunung di seluruh pelosok negeri agar memiliki standar kerja yang seragam. Demi menjaga mutu dan profesionalisme, APGI menerapkan regulasi yang ketat bagi siapa saja yang ingin berkarier di bidang ini.

Dalam dialog Afternoon Tea, Yuanita Leisbuana memaparkan, APGI adalah sebuah wadah, satu organisasi, jadi pemandu gunung kita jadikan satu organisasi, kalau mau masuk harus ada sertifikasinya dulu ini, lisensinya dari BNSP langsung. Aturan baku ini sengaja diterapkan agar setiap pemandu yang bertugas di lapangan terjamin legalitasnya serta memiliki kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepemilikan lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi pembeda fundamental antara pemandu profesional dengan pendaki biasa. Melalui kurikulum sertifikasi yang ketat, APGI membekali para anggotanya dengan rupa-rupa keahlian krusial, mulai dari manajemen risiko, membaca peta dan kompas, teknik penyelamatan, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya nyata untuk mengikis anggapan keliru bahwa pemandu gunung hanyalah sebatas pemikul barang bawaan pendaki. Komitmen APGI juga tertuang kuat di tingkat regional, salah satunya melalui kepengurusan APGI Bali.

Di daerah, peran para anggotanya tidak terbatas pada urusan komersial atau memandu wisatawan semata, melainkan juga menyentuh aksi kemanusiaan. Mereka secara aktif mengondisikan diri sebagai aktivis relawan rescue yang siap sedia diterjunkan kapan saja apabila terjadi situasi darurat, tersesat, atau kecelakaan di kawasan pegunungan setempat.

Melalui standarisasi yang konsisten ini, APGI terus berupaya membangun ekosistem pendakian yang aman, edukatif, dan menghargai lingkungan. Kebijakan mewajibkan sertifikasi bagi seluruh anggota merupakan fondasi utama dalam melindungi profesi pemandu sekaligus memberikan rasa aman bagi para pelancong.

Kehadiran APGI menjadi garansi bahwa petualangan menyusuri keindahan gunung-gunung di Indonesia dapat dinikmati dengan standar keselamatan yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....