Junk Journal: Kenangan Menjadi Kolase

  • 23 Apr 2026 21:20 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Junk journal bukan sekadar buku tempel biasa, melainkan cara personal untuk menyimpan memori kehidupan sehari-hari. Di dalamnya, berbagai benda sederhana seperti tiket, struk belanja, potongan kertas, hingga foto kecil dikumpulkan. Setiap halaman menjadi jejak pengalaman yang pernah dilalui.

Keunikan junk journal terletak pada kemampuannya menghidupkan kembali kenangan. Benda-benda yang ditempel dapat memicu episodic memory, yaitu ingatan tentang pengalaman pribadi. Kita tidak hanya mengingat kejadian, tetapi juga suasana dan emosi yang menyertainya.

Proses membuat junk journal juga menjadi bagian penting dalam menyimpan memori. Saat memilih dan menyusun benda, kita secara tidak langsung memperkuat ingatan tersebut. Pengalaman sederhana pun menjadi lebih bermakna karena diproses secara sadar.

Selain itu, junk journal menghadirkan ruang yang bebas dari tuntutan kesempurnaan. Tidak ada aturan tentang bagaimana halaman harus terlihat rapi atau indah. Justru ketidakteraturan membuatnya terasa lebih jujur dan autentik.

Pada akhirnya, junk journal adalah bentuk arsip kehidupan yang unik dan emosional. Ia tidak hanya menyimpan apa yang terjadi, tetapi juga bagaimana perasaan yang menyertainya. Setiap halaman menjadi pengingat bahwa momen kecil memiliki makna yang besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....