Jangan Semprot Parfum di Area Leher

  • 24 Mar 2026 14:30 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID - Menggunakan parfum sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi banyak orang untuk menjaga tubuh tetap harum. Bagi pecinta wewangian, parfum bahkan terasa seperti “wajib pakai” sebelum memulai aktivitas. Sering terdengar anggapan bahwa menyemprot parfum di titik nadi, seperti leher, bisa membuat aromanya lebih tahan lama. Namun, kebiasaan ini tidak selalu aman untuk kulit.

Padahal kulit leher termasuk lebih tipis dan sensitif dibanding area tubuh lain. Menyemprot parfum langsung di sini berpotensi menyebabkan iritasi karena kandungan alkohol dan zat kimia yang ada, terutama jika kulit termasuk sensitif atau penggunaan dilakukan rutin.

Dikutip dari Kompas, Dokter spesialis kulit dan kelamin, Ismiralda Oke Putranti, menjelaskan kontak langsung parfum dengan kulit bisa memicu reaksi, mulai dari bercak kemerahan hingga perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. Selain itu, beberapa bahan dalam parfum bisa bereaksi dengan sinar matahari, menimbulkan risiko fotoalergi atau perubahan warna kulit.

Hal ini membuat menyemprot parfum pada area terbuka seperti leher semakin berisiko. Sebagai alternatif, parfum sebaiknya disemprotkan pada pakaian atau area kulit yang tidak terlalu sensitif, misalnya bagian luar pergelangan tangan.

Cara ini lebih aman, tetap efektif, dan aromanya bisa bertahan lama. Parfum memang membantu menjaga kesegaran tubuh, tapi cara pemakaiannya perlu diperhatikan agar kulit tetap sehat dan terlindungi. Wangi tetap terjaga, tapi kulit juga aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....