Mat Pilates, Rahasia Membangun Kekuatan Tubuh dan Mental
- 22 Feb 2026 15:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Mat Pilates, olahraga yang terlihat estetik diatas matras karena gerakannya yang lambat dan anggun. Padahal di baliknya ada tantangan stabilitas, fleksibilitas, dan kekuatan otot inti yang bener-bener bikin tubuh semakin strong. Secara sederhana, Mat Pilates adalah versi latihan Pilates yang dilakukan di atas matras (lantai).
Berbeda dengan Reformer Pilates yang menggunakan mesin besar dengan pegas, Mat Pilates hanya mengandalkan berat tubuh sendiri dan gravitasi sebagai resistensinya. Fokus utamanya adalah pada otot-otot core (inti tubuh) yang meliputi perut, punggung bawah, panggul, dan bokong. Dalam Pilates, area ini disebut sebagai "Powerhouse" atau pusat kekuatan tubuh.
Sejarah Mat Pilates
Mat Pilates punya latar belakang yang super unik. Olahraga ini lahir dari seorang pria Jerman bernama Joseph Pilates pada awal abad ke-20. Menariknya, gerakan-gerakan awal ini dikembangkan bukan di gym mewah, melainkan di dalam sel penjara.
Saat ditahan di kamp internemen Inggris selama Perang Dunia I, Joseph ingin membantu sesama tahanan agar tetap sehat secara fisik dan mental meski ruang gerak mereka sangat terbatas. Joseph menyebut metodenya ini dengan nama "Contrology".
Ia memiliki filosofi bahwa pikiran kita harus punya kontrol penuh atas setiap gerakan otot secara presisi. Kerennya lagi, saat ia ditugaskan membantu pasien rumah sakit yang sulit bangun dari tempat tidur, Joseph memasang pegas pada ranjang mereka untuk rehabilitasi.
Inilah yang jadi cikal bakal alat-alat Pilates modern. Setelah pindah ke New York tahun 1920-an, metodenya langsung booming di kalangan penari balet karena ampuh buat memulihkan cedera dan memperbaiki postur. Buat kamu yang baru mau mencoba, manfaat Mat Pilates itu sangat banyak untuk gaya hidup.
Apalagi saat ini banyak orang yang hobi duduk lama di depan laptop. Selain bikin perut makin kuat, Pilates bakal memperbaiki postur tubuhmu jadi lebih tegak dan nggak gampang pegel.
Kamu juga bakal belajar cara bernapas yang benar untuk nurunin level stres dan ningkatirin fokus. Bonusnya? Tubuh jadi lebih fleksibel, koordinasi semakin membaik, dan pastinya bikin kamu lebih aware sama sinyal-sinyal yang dikasih sama tubuhmu sendiri.
Bergerak Lebih Mindfullness
Buat para pemula, jangan berekspetasi langsung bisa melakukan gerakan sempurna dalam semalam. Pilates itu tentang proses dan dedikasi. Tipsnya, jangan terburu-buru! Lebih baik gerakannya kecil tapi presisi daripada besar tapi asal-asalan.
Jangan lupa, saat berlatih mat pilates, aktifin belly button to spine atau pusar ditarik ke arah tulang belakang, sambil terus bernapas. Kalau terasa berat, jangan ragu buat pakai modifikasi.
Banyak gerakan mengharuskan kepala terangkat, tapi sering kali malah leher yang kerja keras, bukan perut. Cara modifikasinya, bisa menaruh kedua tangan di belakang kepala (saling bertumpu), lebarkan siku.
Gunakan tangan sebagai "kantong sandaran" buat kepala. Tangan membantu menopang berat kepala, jadi otot leher bisa rileks dan kamu bisa fokus "meremas" otot perut ke arah dalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....