Bye Noda Wajah! Kenali Perbedaan Corrector dan Concealer

  • 11 Jan 2026 11:28 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Pernah nggak sih, anda sudah pakai foundation berlapis-lapis tapi bekas jerawat yang kemerahan atau mata panda yang gelap masih tetap terlihat? Bukannya tertutup sempurna, area tersebut malah jadi kelihatan abu-abu dan kusam. Oh no! Ternyata, rahasia kulit flawless ala seleb bukan cuma soal ketebalan makeup, tapi ada strateginya.

Di dunia kecantikan, ada dua pahlawan yang sering dianggap sama, padahal fungsinya berbeda. Corrector dan Concealer, sama namun memiliki tugas yang berbeda nih. Yuk, kita kupas tuntas!

Wajah kita ibaratkan sebuah kanvas yang punya beberapa noda tinta. Nah, perbedaan keduanya bisa kita ibaratkan sebagai proses mempersiapkan kanvas sebelum benar-benar mulai melukis.

Istilah corrector memiliki arti pembenahan. Jika dikaitkan dengan proses dalam dunia tata rias, corrector merupakan ahlinya manipulasi warna. Kalau anda mempunyai area wajah yang warnanya kontras banget, corrector bekerja menggunakan teori warna untuk menetralkannya. Jadi, corrector akan membenahi warna wajah yang tidak merata dengan beberapa jenis warna corrector, seperti:

  • Warna Oranye/Peach: corrector warna ini akan pas untuk anda yang punya mata panda kebiruan. Warnanya akan melawan si gelap biar jadi netral.
  • Warna Hijau: Corrector hijau cocok untuk anda yang memiliki jerawat yang sedang meradang atau kemerahan di cuping hidung.

Sebagai catatan, setelah corrector diaplikasikan, dia wajib "disembunyikan" lagi setelah dipakai dengan concealer.

Concealer jadi eksekutor sempurna kalau corrector sudah menetralkan warna. Concealer bertugas menyamakan segalanya dengan warna kulit asli anda. Punya pigmen yang lebih pekat dari foundation, concealer memberikan coverage atau tutupan yang maksimal. Hasil akhirnya? Warna kulit terlihat lebih merata, mulus, dan glowing!

Menyadur dari laman Maybelline, ini urutan pemakaian corrector hingga foundation, agar make up anda lebih flawless!

1. Tahap Koreksi : Totolkan sedikit corrector di area bawah mata dan kemerahan. Wajah anda mungkin akan kelihatan sedikit warna-warni di tahap ini, tapi tenang, ini adalah fase normal.

2. Tahap Penyatuan : fase ini anda bisa gunakan foundation untuk memudarkan dan menyatukan warna corrector tadi. Ratakan alas bedak ke seluruh wajahanda

3. Tahap Penutupan : Jika noda masih samar terlihat, tambahkan concealer sewarna kulit untuk benar-benar menghilangkannya dari wajah anda.

Agar hasil make up lebih halus dan slay, wajib pakai moisturizer atau eye cream dulu supaya produk nggak pecah atau cakey. Kemudian, saat anda menggunakan corrector prinsipnya Less is more!. Jangan langsung oles banyak, cukup titik-titik kecil saja di area yang dibutuhkan.

Selain itu, gunakan jari manis untuk menyatukan produk corrector dengan wajah. Hangatnya jari bisa membantu produk menyatu, atau bisa gunakan beauty blender yang lembap agar hasilnya seamless. Terakhir, kunci semuanya dengan translucent powder supaya makeup anda tidak geser seharian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....