Berkenalan dengan Bambu Raksasa Dendrocalamus

  • 17 Feb 2025 13:50 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Masyarakat Indonesia akrab dengan pohon bambu, karena dipergunakan dalam berbagai kebutuhan kehidupan manusia. Bambu, yang sering dianggap hanya sebagai rumput biasa, sebenarnya merupakan anggota luar biasa dari keluarga rumput yang mencakup berbagai spesies dan ukuran.

Tahukah anda? Ada bambu berukuran raksasa yang memiliki karakteristik tumbuh tinggi mencapai 20 meter. Bernama Dendrocalamus giganteus, dikenal juga dengan bambu raksasa atau bambu naga, merupakan bambu yang tumbuh di negara tropis dan sub tropis seperti Bangladesh, Cambodia, Comoros, Ecuador, beberapa pulau di Indonesia seperti di Jawa dan Sumatera, Madagascar, Malaysia, Mauritius, Nepal, Puerto Rico, Seychelles, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Trinidad-Tobago, dan Vietnam.

Dikutip dari Gardenia, bambu raksasa tersebut merupakan yang tertinggi di dunia. Bambu Dendrocalamus merupakan bambu hijau abadi yang mengesankan karena memiliki batang yang besar, tegak, sangat tebal, berwarna hijau kusam hingga hijau kebiru-biruan. Batangnya sangat kuat dan dindingnya tebal, dengan diameter mencapai 30 cm. ketika masih berumur muda, batangnya tertutup dengan lapisan lilin putih.

Dendrocalamus merupakan tanaman yang tumbuh cepat. menariknya, tunas baru tanaman bambu raksasa ini dapat tumbuh hingga 30 sentimeter per hari. Meskipun batangnya yang sangat besar, bambu ini cenderung memiliki jejak yang terbatas sekitar 3 meter di sekitarnya. Mereka juga tidak menyebar secara invasif seperti spesies bambu yang merambat, menjadikannya lebih mudah untuk dibudidayakan.

Bambu raksasa berbunga kira-kira setiap 40 tahun sekali. Mudah untuk ditanam, bambu yang membentuk rumpun ini dapat di jadikan sebagai bahan atau spesimen arsitektur yang menakjubkan, tentu dengan ukuran yang mempesona.

Bambu ini juga sangat baik untuk konstruksi, furnitur, makanan, dan kerajinan. Biasanya, dendrocalamus dapat tumbuh dengan sukses di dataran rendah dengan tanah yang kaya atau tanah alluvial, di mana kelembapan tinggi. Hebatnya, tanaman ini bahkan dapat bertahan hingga suhu -1 derajat celcius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....