Ini Alasan Kucing Selalu Selamat Jatuh dari Ketinggian
- 16 Okt 2024 08:22 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar: Kita di Indonesia kalau mendengar suara kucing pasti akan berbunyi “meong” sehingga saat menulisnya juga dengan bunyi yang sama. Namun di Inggris mereka menyebutnya dengan “meow”, sementara di Perancis sebutannya “miaow”.
Apapun cara mereka mendengar bunyi suara kucing, sebagian besar kita sangat menyukai kucing untuk dijadikan binatang peliharaan di rumah.
Selain kelucuan dan manjanya, kucing rumah atau kucing peliharaan ternyata dikatakan sebagai predator sempurna sebab bisa memangsa ribuan spesies.
Kucing melumpuhkan mangsanya sama seperti yang dilakukan oleh singa atau harimau yakni mengigit leher dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang menyebabkan mangsa kehabisan nafas dan merusak tenggorokan
Namun satu-satunya bahaya bagi manusia oleh kucing yang harus diatensi adalah kemungkinan timbulnya infeksi rabies yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran kukunya.
Kucing biasanya memiliki bobot badan antara 2,5 sampai 7 kg dengan bobot seperti itu kucing tetap sangat lincah dalam kehidupannya.
Kucing juga dikatakan sebagai binatang yang selalu ingin tahu akan sesuatu, termasuk melakukan hal-hal yang cukup membahayakan dirinya.
Hal ini sangat lumrah bagi kita melihat kucing naik tempat tinggi namun saat jatuh selalu berdiri diatas kakinya.
Berkat keterampilan yang dianugerahkan oleh alam untuk bertahan hidup, kucing sering sekali selamat dari berbagai ancaman nyawanya dari situasi berbahaya.
Faktanya bahwa kucing bisa berputar tubuhnya beberapa kali saat jatuh dari ketinggian dan mendarat aman dengan kakinya.
Beberapa kajian menunjukkan bahwa kucing memiliki kesempatan untuk selamat yang lebih besar, ketika jatuh dari tempat yang cukup tinggi dibandingkan dengan jatuh dari tempat yang rendah.
Alasannya saat jatuh dari jarak yang lebih pendek atau rendah kucing tidak memiliki waktu dan tenaga yang cukup untuk melakukan “putaran naluriah”.
Hal ini sama seperti pada mengembangnya parasut pada saat melakukan penerjunan bagi peterjun payung yang membutuhkan waktu dan jarak tertentu sebelum mendarat.
Sejarah pernah mencatat bahwa kucing yang jatuh dari ketinggian 62 meter dan mendarat dengan selamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....