Semarak Hari Radio, "Pak Toni" Menyanyi untuk Kesehatan
- 11 Sep 2024 19:24 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar: Menyanyi adalah aktivitas aerobik yang bermanfaat bagi sistem pernapasan dan ternyata dapat meningkatkan pasokan udara di saluran pernapasan bagian atas.
Itulah sebabnya saya sering bernyanyi baik di rumah maupun tempat umum lain termasuk di RRI Denpasar ini.
Demikian dikatakan pak Toni, panggilan akrab pria kelahiran Denpasar bernama lengkap I Wayan Toni Suwandi kepada RRI, di sela-sela mengisi acara hiburan dalam rangka peringatan hari Radio ke 79, di Auditorium RRI Denpasar, Rabu siang, (11/9/2024).
Lebih lanjut pak Toni yang pernah menggeluti usaha garmen pada 1993 kini memiliki cucu sembilan orang ini, menceritakan bahwa untuk menjaga kualitas suaranya maka rutin baginya untuk melakukan olahraga terutama renang, bukan di kolam renang hotel namun di laut.
Dikalangan koleganya pak Toni yang selalu tampil klimis nyaris tanpa rambut ini memiliki suara bas, sama seperti suara Bob Tutupoly atau Broery Pesulima, yang dalam penampilannya memang sering membawakan tembang dari kedua penyanyi favoritnya itu tadi.
“Saya rutin melakukan kegiatan olahraga renang, tiga kali dalam semiggu demi alasan kesehatan, bukan di hotel tapi di laut, walau saya punya hotel,” urainya singkat.
Pria berbadan kekar ini adalah pemilik Tony’s Villa and Resort, yang tamunya kebanyakan berasal dari Eropa dan Australia.
Sementara dari Asia tidak terlalu banyak, karena target pasarnya bukan Asia, melainkan Eropa dan Australia.
“Target pasar kami adalah Eropa dan Australia, sedangkan Asia, hanya sedikit,” ujarnya singkat.
Lebih lanjut Pak Toni mengatakan melayani tamu Eropa dan Australia lebih enak dibandingkan dengan tamu Asia, karena terutama tamu China dan India terlalu banyak komplinnya.
Lebih spesifik katanya, para tamu China bila menginap di hotel, terkadang membungkus makanan pagi yang ditaruh di dalam tas untuk selanjutnya dipakai makan saat melakukan tour, padahal mereka sudah mendapatkan makan pagi di restaurant.
Sedangkan tamu dari India lebih banyak komplin yang tidak perlu atau mencari-cari hal untuk dikomplin dengan tujuan mendapatkan pelayanan gratis.
“Hotel kami lebih melayani tamu Eropa dan Australia sedangkan China dan India sedikit, sebab tamu dari India dan China terlalu cerewet,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....