AKBVR NAYO Hadirkan Album SEPTIMA

  • 30 Sep 2026 07:11 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Tujuh tahun bukan hanya rentang waktu. Bagi AKBVR NAYO, tujuh tahun adalah kumpulan pengalaman, kehilangan, harapan, luka, dan kenangan yang akhirnya menemukan bentuknya dalam musik. Dalam rilis yang diterima rri.co.id pada Senin, 28 September 2026 disebutkan bahwa Album terbaru “SEPTIMA” merangkai perjalanan yang dimulai sejak 2019 hingga 2026 menjadi sebuah karya konseptual yang terdiri dari tujuh lagu dan tujuh fase emosi.

Album ini tidak ditempatkan sekadar sebagai kumpulan lagu, melainkan sebagai arsip perjalanan emosional yang saling terhubung dari awal hingga akhir. Nama SEPTIMA diambil dari istilah musik yang merujuk pada seventh interval atau interval ketujuh. Konsep tersebut kemudian diperluas menjadi identitas utama album: tujuh tahun perjalanan, tujuh lagu, dan September sebagai momentum kelahiran album.

Secara naratif, SEPTIMA membawa pendengar melewati tujuh bab yang menggambarkan perubahan emosi manusia ketika berhadapan dengan cinta dan kehilangan. Perjalanan tersebut dibuka oleh “Edelweiss”, yang merepresentasikan cinta yang tulus, langka, dan diyakini mampu bertahan. Dari sana, cerita bergerak menuju harapan melalui “Izinkanku Bersamanya”, ketika kekaguman mulai berubah menjadi keinginan untuk membangun masa depan bersama.

Namun, seperti banyak kisah cinta dalam kehidupan nyata, perjalanan itu tidak berhenti di fase bahagia. “Khianat” membawa cerita menuju runtuhnya kepercayaan dan hadirnya kekecewaan. Setelah itu, “Kehilanganmu” menjadi titik ketika perpisahan tidak lagi dapat disangkal. Harapan perlahan berhadapan dengan kenyataan.

Bab berikutnya adalah “Pulanglah Kepadaku”, tentang harapan yang masih bertahan setelah kehilangan. Kemudian “Rinduku Salah” menghadirkan fase penyesalan, ketika seseorang mulai memahami bahwa tidak semua kerinduan harus diperjuangkan. Perjalanan akhirnya ditutup oleh “Luka Perih”, yang justru membawa cerita pada penerimaan dan kenangan.

Di antara rangkaian cerita SEPTIMA, “Izinkanku Bersamanya” membawa pendengar ke fase ketika kekaguman berubah menjadi harapan. Sebuah keinginan sederhana untuk berjalan bersama, berbagi cerita, dan menjadikan seseorang bagian dari masa depan. Lagu ini diciptakan oleh Zainal Abidin dan Hadi Ismail, kemudian menjadi salah satu bagian penting yang menghubungkan konsep besar SEPTIMA dengan cerita yang lebih personal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....