Konser, ketika Lagu di Playlist Menjadi Pengalaman Bersama
- 28 Sep 2026 14:10 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Harga tiket konser tidak selalu murah. Belum lagi ongkos perjalanan, antrean, dan waktu yang perlu disiapkan. Namun, konser tetap dipenuhi orang yang rela mengeluarkan biaya untuk mendengarkan lagu yang sebenarnya sudah mereka punya di playlist dan bisa diputar kapan saja.
Jika hanya ingin mendengarkan musiknya, sebenarnya tidak perlu pergi ke konser. Lagu yang sama sudah tersedia di berbagai platform musik, bisa didengarkan berulang kali tanpa harus berdesakan dengan ribuan orang. Namun, konser menawarkan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh earphone atau speaker di kamar.
Penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa bernyanyi bersama dapat meningkatkan kesejahteraan dan perasaan berkembangnya diri melalui pengalaman yang disebut collective effervescence, yaitu perasaan terhubung dengan orang lain ketika berada dalam sebuah momen bersama. Penelitian tersebut menemukan bahwa efek positif itu tidak hanya muncul saat bernyanyi, tetapi dapat bertahan setelah kegiatan selesai.
Hal tersebut juga terlihat dalam penelitian yang dipublikasikan di Psychology of Music. Sebuah tinjauan sistematis terhadap berbagai penelitian mengenai konser dan pertunjukan musik menemukan bahwa pengalaman musik secara langsung dapat memberikan dampak sosial, termasuk rasa terhubung dan menjadi bagian dari kelompok.
Di konser, lagu yang selama ini hanya terdengar dari playlist tiba-tiba berubah menjadi pengalaman bersama. Satu lirik yang mungkin selama ini cuma hidup di kepala, dinyanyikan oleh ribuan orang dalam waktu yang sama. Orang-orang yang sebelumnya tidak saling kenal bisa tiba-tiba hafal bagian lagu yang sama, berteriak di bagian yang sama, bahkan merasakan emosi yang sama.
Kehadiran musisi secara langsung juga membuat pengalaman tersebut berbeda dari sekadar memutar rekaman. Penelitian terbaru yang membandingkan konser langsung dengan pertunjukan melalui livestream menemukan bahwa peserta dalam kondisi konser langsung melaporkan apresiasi dan perasaan lebih tersentuh terhadap musik yang lebih tinggi.
Tidak heran jika alasan orang datang ke konser kemudian tidak berhenti pada musik. Ada pengalaman berada di tengah kerumunan, bertemu orang dengan selera yang sama, menyaksikan lagu favorit dimainkan secara langsung, sampai membawa pulang cerita yang tidak bisa didapat hanya dengan menekan tombol play. Tren industri konser juga menunjukkan berkembangnya permintaan terhadap pengalaman yang lebih dekat dan eksklusif dengan musisi, termasuk tiket premium dan berbagai fasilitas tambahan.
Pada akhirnya, mungkin yang dibayar dari sebuah tiket konser bukan hanya durasi pertunjukannya atau daftar lagu yang dimainkan. Ada pengalaman ketika lagu yang selama ini kita dengarkan sendirian tiba-tiba menjadi milik bersama.
Karena ada perbedaan antara mendengarkan lagu yang kita suka dan menyadari bahwa ribuan orang di sekitar kita ternyata menyukai lagu yang sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....