Ngaben, Upacara Kematian Hindu Bali Penuh Makna Spiritual
- 28 Sep 2026 14:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Ngaben merupakan salah satu upacara kematian dalam tradisi Hindu Bali dan menjadi bagian dari rangkaian Pitra Yadnya. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan keluarga kepada anggota keluarga yang telah meninggal. Dalam kehidupan masyarakat Hindu Bali, Ngaben juga dipandang sebagai wujud kewajiban dan bakti kepada orang tua serta leluhur. Pelaksanaannya menjadi bagian penting dalam proses penghormatan terhadap seseorang setelah meninggal dunia. Dilansir dari id.wikipedia.org
Ngaben dikenal sebagai upacara kremasi atau pembakaran jenazah. Dalam keyakinan Hindu Bali, tubuh manusia tersusun dari lima unsur alam yang disebut Panca Maha Bhuta, yaitu tanah, air, api, udara, dan ruang. Melalui upacara Ngaben, unsur-unsur tersebut secara simbolis dikembalikan kepada alam. Sementara itu, roh atau atma diyakini meninggalkan tubuh fisik dan melanjutkan perjalanan menuju alam spiritual.
Pelaksanaan Ngaben memiliki sejumlah tahapan yang melibatkan keluarga dan masyarakat. Jenazah dapat dibakar secara langsung atau menggunakan simbol sebagai perwakilan orang yang telah meninggal, sesuai dengan pelaksanaan upacara yang dilakukan. Sebelum kremasi, terdapat berbagai persiapan dan ritual. Prosesi tersebut juga dapat disertai kesenian tradisional Bali, seperti gamelan angklung dan berbagai bentuk tembang atau gending. Setelah Ngaben, rangkaian upacara dapat dilanjutkan dengan tahapan lain, termasuk nyekah yang berkaitan dengan penyucian roh.
Selain memiliki makna keagamaan, Ngaben juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Bali. Abu hasil kremasi biasanya dihanyutkan ke sungai atau laut sebagai bagian dari rangkaian ritual. Prosesi tersebut dimaknai sebagai simbol pelepasan dan pengembalian unsur tubuh kepada alam. Bagi keluarga, pelaksanaan Ngaben juga menjadi ungkapan penghormatan, keikhlasan, dan upaya mengantarkan anggota keluarga yang telah meninggal menuju tahapan berikutnya dalam perjalanan spiritual.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....