Kebaya, Busana Tradisional yang Menjadi Ikon Budaya Indonesia
- 28 Sep 2026 14:19 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kebaya merupakan pakaian tradisional perempuan yang berkembang dalam berbagai budaya di Indonesia, terutama Jawa, Sunda, Madura, dan Bali. Ciri khas kebaya adalah bagian depan yang terbuka dan biasanya dilengkapi kancing, peniti, atau bros. Bahannya dapat berupa katun, renda, brokat, atau kain ringan lainnya. Kebaya umumnya dipadukan dengan kain panjang seperti batik, songket, atau tenun yang dikenakan sebagai bawahan.
Dalam perkembangannya, kebaya tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dikenal di sejumlah wilayah Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Penyebaran tersebut berkaitan dengan hubungan perdagangan, perpindahan masyarakat, serta interaksi budaya yang berlangsung selama berabad-abad. Karena itu, kebaya memiliki beragam bentuk dan gaya sesuai dengan daerah yang menggunakannya. Di Indonesia sendiri, kebaya berkembang menjadi bagian penting dari busana adat dan pakaian untuk berbagai kegiatan resmi maupun budaya. Dilansir dari id.wikipedia.org
Asal-usul kebaya memiliki beberapa pandangan yang berkembang dalam catatan sejarah. Sebagian sumber mengaitkan istilah kebaya dengan kata dari bahasa Arab dan Portugis yang merujuk pada pakaian atau jubah. Sementara itu, perkembangan bentuk kebaya di Nusantara juga sering dikaitkan dengan perubahan budaya dan pengaruh berbagai masyarakat yang berinteraksi melalui jalur perdagangan. Di Jawa, kebaya kemudian berkembang sebagai pakaian perempuan dari kalangan bangsawan hingga masyarakat umum dan terus mengalami perubahan sesuai zaman.
Saat ini, kebaya menjadi salah satu simbol busana tradisional Indonesia yang tetap digunakan dalam kehidupan masyarakat. Kebaya dapat dikenakan dalam upacara adat, pernikahan, acara kenegaraan, hingga kegiatan sehari-hari dengan model yang disesuaikan. Kepopulerannya juga terlihat dari penggunaannya sebagai inspirasi seragam sejumlah maskapai penerbangan di Asia Tenggara. Keberadaan kebaya yang terus berkembang menunjukkan bahwa pakaian tradisional dapat tetap relevan sekaligus menjadi bagian dari identitas budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....