Kuda Lumping, Tari Tradisional Jawa Penuh Semangat
- 28 Sep 2026 14:23 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kuda lumping atau kuda kepang merupakan salah satu tari tradisional Jawa yang dikenal dengan berbagai nama, seperti jaran kepang, jaranan, dan jathilan. Tarian ini menggambarkan sekelompok penari yang seolah-olah sedang menunggang kuda. Properti kuda yang digunakan biasanya dibuat dari anyaman bambu dan dihias dengan berbagai warna. Gerakan para penari yang dinamis menjadi bagian penting yang menggambarkan keberanian, semangat, dan kekuatan. Dilansir dari id.wikipedia.org
Dalam pertunjukannya, kuda tiruan dibuat menyerupai bentuk kuda lengkap dengan hiasan rambut dari tali atau bahan lainnya. Para penari kemudian menggunakan properti tersebut sambil mengikuti irama musik pengiring. Gerakan tari yang cepat dan berirama membuat pertunjukan kuda lumping terlihat enerjik serta menggambarkan suasana seperti pasukan berkuda yang sedang berlatih atau menghadapi pertempuran.
Kuda lumping juga dikenal dengan sejumlah pertunjukan tambahan yang berbeda-beda di setiap daerah. Dalam beberapa pementasan, terdapat atraksi yang berkaitan dengan unsur mistis atau kondisi kesurupan. Atraksi tersebut dapat berupa kemampuan yang dianggap tidak biasa, seperti berjalan di atas benda tajam atau memakan benda tertentu. Namun, tidak semua pertunjukan kuda lumping menampilkan atraksi semacam itu karena bentuk penyajiannya dapat menyesuaikan tradisi dan kelompok kesenian masing-masing.
Asal-usul kuda lumping sendiri memiliki berbagai versi dan banyak diwariskan melalui cerita lisan dari generasi ke generasi. Terlepas dari perbedaan cerita mengenai sejarahnya, kesenian ini tetap menjadi bagian dari kekayaan budaya Jawa. Gerakan yang kuat, penggunaan kuda kepang, musik tradisional, serta semangat keprajuritan menjadi ciri khas yang membuat kuda lumping tetap dikenal dan dipertunjukkan hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....