Mengulas Platform Ekosistem Gim "High Risk" Discord
- 19 Sep 2026 14:48 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi) secara resmi memasukkan platform komunikasi digital Discord ke dalam daftar ekosistem gim berisiko tinggi (high risk) bagi anak di bawah umur. Penilaian berbasis Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas) ini menyoroti minimnya batasan otomatis dalam fitur obrolan suara (voice chat), pesan teks, hingga saluran publik (servers).
Peringatan ini diluncurkan guna mendorong peran aktif orang tua dalam memantau interaksi sosial digital serta mencegah paparan konten tidak pantas maupun komunikasi dengan orang asing tanpa filter.
Discord yang dikembangkan oleh Discord Inc. banyak digunakan oleh komunitas industry gim dan gamer sebagai tempat koordinasi serta hub komunikasi utama bagi para gamer. Aplikasi ini menyediakan ruang server kustom yang memungkinkan para pengguna berkumpul, berbagi layar (screen sharing), hingga berkoordinasi secara real-time saat bermain gim bersama.
Daya tarik utama platform ini terletak pada arsitektur server terstruktur yang membagi saluran obrolan berdasarkan topik, integrasi konektivitas dengan berbagai gim dan platform konsol untuk menampilkan status aktivitas pemain, serta fitur siaran langsung Go Live berkualitas tinggi yang memudahkan interaksi antaranggota komunitas.
Platform ini juga dilengkapi dengan alat moderasi mandiri, bot otomatisasi, serta pengaturan privasi tingkat lanjut yang memungkinkan pengelola server menciptakan lingkungan komunitas yang teratur dan aman bagi para anggotanya.
Fleksibilitas dan kelengkapan fitur pada Discord membuktikan bahwa platform komunikasi digital dapat menjadi sarana kolaborasi dan koordinasi komunitas yang sangat efektif. Kendati demikian, penetapan status berisiko tinggi dari Komdigi menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk memanfaatkan fitur Family Center pada Discord guna memastikan aktivitas digital anak tetap aman dan terkontrol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....