Rekam Jejak Seri Driver Sebagai Rival Utama GTA sejak Era PlayStation 1
- 16 Sep 2026 07:08 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Sebelum dunia gim bergenre open world dan aksi kriminal didominasi oleh waralaba Grand Theft Auto (GTA), industri hiburan digital pada akhir dekade 1990-an pernah menyaksikan persaingan sengit dua raksasa. Seri gim Driver, yang dirilis pertama kali oleh pengembang Reflections Interactive dan penerbit GT Interactive pada tahun 1999 untuk konsol PlayStation 1 (PS1), hadir sebagai rival utama yang menantang dominasi GTA di era awal format action driving.
Kehadiran Driver di masa PS1 menjadi fenomena tersendiri karena menawarkan lompatan teknologi visual yang revolusioner pada zamannya. Ketika seri awal GTA (GTA 1 dan GTA 2) masih menggunakan sudut pandang kamera dari atas (top-down 2D perspective), Driver secara berani menyajikan simulasi berkendara 3D yang sepenuhnya dinamis di empat kota besar berlatar Amerika Serikat: Miami, San Francisco, Los Angeles, dan New York.
Berdasarkan analisis retrospektif dari media teknologi dan industri gim terkemuka seperti IGN, GameSpot, serta Eurogamer, seri Driver memegang posisi legendaris berkat keberhasilannya mengeksekusi sistem fisika berkendara yang realistis dan menantang pada keterbatasan perangkat keras PS1. Pengalaman mengendalikan mobil muscle car bergaya 1970-an lengkap dengan efek suspensi berat dan kehancuran fisik mobil menciptakan standar baru simulasi balap aksi ala film Hollywood.
Media seperti IGN dan GameSpot menggarisbawahi bahwa kepopuleran Driver juga dibentuk oleh bilik pelatihan (The Garage Tutorial) yang terkenal memiliki tingkat kesulitan ekstrem, serta fitur Director Mode yang mengizinkan pemain mereka ulang adegan kejar-kejaran mobil bak sutradara film.
Panasnya rivalitas kedua waralaba ini bahkan melahirkan aksi saling sindir ikonik di dalam gim (easter egg). Ketika seri Driver 2 (2000) mulai mengizinkan karakter utama Tanner berjalan kaki, Rockstar Games membalas lewat GTA III (2001) dengan menghadirkan misi memburu polisi menyamar bernama "Tanner" yang diejek kaku saat berjalan di luar mobil.
Respons balik diberikan pengembang Reflections pada gim Driv3r (2004) dengan menghadirkan musuh tersembunyi berwujud pelampung bernama "Timmy Vermicelli" sindiran langsung untuk karakter Tommy Vercetti dari GTA Vice City yang kala itu tidak bisa berenang. Perang dingin kreatif ini baru mereda setelah GTA mendominasi secara komersial, sementara seri Driver bertransformasi di bawah naungan Ubisoft lewat judul Driver: San Francisco (2011).
Driver memiliki peranan fundamental dalam mendorong evolusi industri gim open-world. Tanpa adanya inovasi visual 3D dan simulasi fisika berkendara yang dihadirkan Driver di era PS1, lanskap gim aksi petualangan modern yang kita nikmati hari ini mungkin tidak akan berkembang sepesat sekarang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....