Sajojo, Lagu Papua dengan Kisah Cinta dan Budaya

  • 30 Agt 2026 22:57 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Sajojo merupakan salah satu lagu tradisional yang berasal dari Papua, yang dahulu dikenal sebagai Irian Jaya. Lagu ini dikaitkan dengan David Rumagesan, seorang musisi yang pernah menjadi anggota grup Black Brothers. Sajojo dikenal sebagai lagu pengiring Tari Sajojo yang berasal dari wilayah Sorong, Papua Barat Daya. Lagu ini menggunakan bahasa Moi dan menjadi salah satu karya budaya Papua yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia. Dilasir dari id.wikipedia.org

Cerita dalam lagu Sajojo berkaitan dengan seorang gadis bernama Keke yang disayangi oleh keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Dalam kisah tersebut, seorang pria bernama Jojo ingin mengajak Keke berjalan-jalan pada sore hari. Sebelum mengajaknya pergi, Jojo meminta izin kepada orang tua Keke. Cerita sederhana ini menggambarkan hubungan antara dua orang sekaligus pentingnya menghormati keluarga dalam sebuah hubungan.

Makna Sajojo tidak hanya berfokus pada kisah Jojo dan Keke. Lagu ini juga dapat dipahami sebagai gambaran tentang kasih sayang dan keterbukaan dalam kehidupan masyarakat Papua. Lagu dan tarian Sajojo biasanya dapat diiringi oleh alat musik tradisional seperti tifa. Alat musik berbentuk seperti gendang tersebut menghasilkan bunyi yang digunakan untuk menjaga irama sehingga gerakan tari dapat dilakukan secara teratur.

Seiring perkembangannya, Sajojo semakin dikenal tidak hanya di Papua, tetapi juga di berbagai tempat di luar Indonesia. Lagu dan tariannya menjadi salah satu bentuk kesenian Papua yang sering ditampilkan dalam berbagai kegiatan budaya. Pada Juli 2021, lagu tradisional ini juga mendapat perhatian di tingkat internasional setelah dirilis secara digital di Boston, Amerika Serikat. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa budaya Papua memiliki daya tarik yang dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....