Makna dan Sejarah Lagu Manuk Dadali dari Sunda

  • 30 Agt 2026 22:54 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Manuk Dadali adalah salah satu lagu daerah berbahasa Sunda yang dikenal luas di Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Sambas Mangundikarta pada tahun 1962. Judul Manuk Dadali dapat diartikan sebagai burung rajawali dalam bahasa Sunda. Lagu tersebut memiliki tema nasionalisme karena menggambarkan sosok Garuda sebagai simbol kebanggaan dan kekuatan bangsa Indonesia.

Pada bagian awal, lagu Manuk Dadali menggambarkan sosok burung yang gagah dan kuat. Garuda digambarkan memiliki tubuh yang perkasa, sayap yang lebar, kaki yang kokoh, serta paruh yang tajam. Selain memiliki kekuatan fisik, Garuda juga digambarkan sebagai sosok yang berani, tangkas, dan tidak mudah takut. Gambaran tersebut membuat Garuda menjadi sosok yang dihormati dan disegani.

Makna lagu kemudian berkembang pada nilai-nilai kehidupan yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Garuda digambarkan memiliki sifat yang tidak membeda-bedakan, mampu hidup dalam keharmonisan, serta memiliki jiwa kesatria. Nilai tersebut dapat dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan latar belakang. Karena itu, lagu ini tidak hanya menggambarkan kegagahan Garuda, tetapi juga menyampaikan pesan tentang persatuan dan kebersamaan. Dilansir dari id.wikipedia.org

Dalam budaya musik Sunda, Manuk Dadali termasuk dalam kelompok kawih atau kakawihan. Istilah tersebut merujuk pada bentuk nyanyian Sunda yang tidak terikat oleh aturan pupuh seperti pada tembang tradisional. Hingga kini, Manuk Dadali tetap dikenal sebagai salah satu lagu daerah Sunda yang memiliki pesan tentang keberanian, persatuan, dan rasa cinta terhadap Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....