Jali-Jali, Lagu Betawi yang Penuh Keakraban

  • 30 Agt 2026 22:53 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Jali-Jali atau Si Jali-Jali merupakan salah satu lagu daerah yang berasal dari masyarakat Betawi di Jakarta. Lagu ini menjadi bagian dari kekayaan seni dan budaya Betawi yang masih dikenal hingga sekarang. Nama “Jali-Jali” dikaitkan dengan buah jali, yang menjadi salah satu unsur dalam penamaan lagu tersebut. Dilansir dari id.wikipedia.org

Asal-usul lagu Jali-Jali sering dikaitkan dengan perkembangan musik masyarakat Tionghoa peranakan di Jakarta. Lagu ini dipercaya tumbuh melalui kesenian gambang kromong, yaitu musik tradisional yang kemudian berkembang dan menjadi salah satu bagian penting dari kebudayaan Betawi. Perpaduan berbagai unsur budaya membuat Jali-Jali memiliki karakter musik yang khas.

Lagu Jali-Jali kemudian semakin dikenal setelah dipopulerkan oleh M. Sagi melalui permainan biola. M. Sagi merupakan pemimpin kelompok musik keroncong yang menggunakan nama M. Sagi. Sekitar tahun 1942, lagu ini mulai mendapat perhatian lebih luas dan akhirnya semakin melekat sebagai salah satu lagu rakyat Betawi.

Salah satu hal yang menarik dari Jali-Jali adalah cara penyajiannya yang dapat dilakukan secara bersahutan antara penyanyi laki-laki dan perempuan. Pola bernyanyi seperti ini menciptakan suasana yang hidup dan akrab. Hingga kini, Jali-Jali tetap menjadi salah satu lagu yang sering digunakan untuk memperkenalkan kesenian, bahasa, dan identitas budaya Betawi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....