Benarkah Tepung Singkong Bisa Memadamkan Api?
- 27 Agt 2026 13:17 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Belakangan muncul pembahasan mengenai penggunaan bahan berbasis tepung atau pati untuk membantu memadamkan api. Sekilas terdengar tidak biasa, sebab tepung yang sehari-hari digunakan untuk memasak justru dikenal sebagai bahan pangan, bukan sebagai perlengkapan pemadam kebakaran.
Namun, yang dimaksud bukanlah tepung dapur yang ditaburkan begitu saja ke dalam kobaran api. Pati, termasuk yang berasal dari singkong atau tapioka, dapat menjadi bahan dasar untuk membuat material dengan sifat tertentu, seperti gel yang mampu menyerap dan mempertahankan air serta memiliki karakter tahan api.
Salah satu penelitian yang diterbitkan pada 2023, misalnya, mengembangkan material berbasis pati yang dicampur dengan kalsium untuk menghasilkan gel dengan sifat tahan terhadap api. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pati dapat direkayasa menjadi material dengan karakter yang berbeda dari tepung dalam bentuk aslinya.
Cara kerjanya pun bukan karena tepung kering memiliki kemampuan khusus untuk “mengalahkan” api. Dalam formulasi tertentu, pati dapat membantu membentuk material yang mempertahankan air atau membatasi proses pembakaran, sehingga yang berperan adalah sifat material hasil pengolahan, bukan sekadar tepung yang berada di dalam kemasan dapur.
Menariknya, tepung biasa justru perlu dijauhkan dari sumber api dalam kondisi tertentu. Lembaga keselamatan kerja seperti Occupational Safety and Health Administration (OSHA) menjelaskan bahwa material yang mudah terbakar dalam bentuk debu halus dapat menjadi mudah terbakar dan bahkan menimbulkan ledakan apabila berada di udara pada konsentrasi tertentu dan bertemu sumber penyalaan.
Hal tersebut terjadi karena partikel yang sangat kecil memiliki luas permukaan yang besar sehingga dapat bereaksi lebih cepat dengan oksigen ketika terbakar. Karena itu, membedakan antara tepung sebagai bahan pangan dengan material berbasis pati yang telah diformulasikan untuk keperluan pemadaman menjadi hal yang penting agar informasi mengenai teknologi tersebut tidak disalahartikan.
Pengembangan bahan pemadam berbasis pati juga masih membutuhkan pengujian untuk mengetahui seberapa efektif dan aman penggunaannya pada kondisi kebakaran yang berbeda. Jenis api, luas area, suhu, angin, material yang terbakar, hingga cara penyebaran bahan menjadi faktor yang perlu diperhitungkan sebelum suatu material dapat digunakan sebagai alternatif pemadam.
Jadi, apakah tepung bisa memadamkan api? Jawabannya tidak sesederhana “bisa” atau “tidak”, karena tepung biasa bukan bahan pemadam api, sementara pati dapat menjadi bagian dari formulasi material yang dirancang memiliki sifat tahan api atau membantu proses pemadaman; teknologi semacam itu tetap membutuhkan pengujian sebelum digunakan secara luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....