Film Harusnya Horor, Setan Wibu Kolaborasi Kreator Konten

  • 05 Agt 2026 21:34 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Harusnya Horor adalah film komedi horor fantasi yang segar, lucu, dan sedikit nyeleneh karena menjadikan setan pencinta anime sebagai tokoh utama. Film ini dijadwalkan tayang mulai 20 Agustus 2026 di bioskop Indonesia, dan sudah tercantum dalam daftar film mendatang di Cinema XXI.

Film ini merupakan debut penyutradaraan Reza Oktovian (Reza Arap), dengan naskah yang ditulis Rahabi Mandra dan Syahrun Ramadhan. Produksi film ini melibatkan EssJay Pictures bersama Legacy Pictures dan Sinemart Indonesia.

Cerita berpusat pada seorang setan wibu minderan yang setelah kematian mendadaknya diberi tugas dari akhirat: menakut-nakuti 100 ribu manusia agar bisa menonton episode terakhir anime favoritnya. Masalahnya, ia sama sekali tidak menyeramkan; bahkan ia sendiri lebih takut pada manusia daripada manusia takut padanya.

Untuk mencapai target itu, sang setan akhirnya bekerja sama dengan sekelompok content creator horor gadungan yang sedang kesulitan finansial dan sangat ingin viral. Mereka sepakat membuat konten horor bersama, memoles citra sang setan agar terlihat menakutkan, sambil berharap bisa meraup penonton sebanyak-banyaknya di dunia maya.

Seiring berjalannya kolaborasi itu, hubungan antara sang setan dan para kreator perlahan berubah dari sekadar transaksi jadi semacam “keluarga” baru. Di titik ini, film mulai menusuk lebih dalam: bukan cuma soal konten viral atau ambisi pribadi, tetapi juga tentang pilihan antara menyelamatkan diri sendiri atau melindungi satu-satunya “keluarga” yang pernah ia miliki.

Pemeran film ini antara lain Reza Arap, Lula Lahfah, Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), Teguh Prakoso (Tepe), serta penampilan spesial Ronny PTjandra, Malka Rafasya, dan Yoshua Marcellos (Celloz). Kehadiran mereka membuat film terasa seperti perpanjangan dari dunia konten digital yang sudah akrab dengan penonton muda.

Kalau dilihat dari gayanya, Harusnya Horor cocok untuk penonton remaja-dewasa yang suka komedi horor dengan sentuhan budaya internet, anime, dan fenomena “demi konten”. Film ini bukan sekadar menakut-nakuti, melainkan juga menertawakan dunia konten kreator, sambil diam-diam mengajak penonton berpikir tentang arti persahabatan, ambisi, dan kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....