Film Operasi Pesta Copet, Empat Anak Muda Nekat di Festival

  • 05 Agt 2026 21:22 WIB
  •  Denpasar

RRI. CO.ID, Denpasar – Operasi Pesta Copet adalah film crime, komedi, dan musik yang segar, berani, dan terasa sangat dekat dengan realitas anak muda yang terjepit ekonomi. Film ini dijadwalkan tayang mulai 27 Agustus 2026 di bioskop Indonesia, dan sudah tercantum dalam daftar film mendatang di Cinema XXI.

Film ini disutradarai Edy Khemod dan ditulis oleh Rino Sarjono, dengan cerita yang digagas langsung oleh Edy Khemod. Produksi film ini melibatkan Imajinari bersama Boss Creator dan Angin Segar, serta diproduseri oleh Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga. Durasi film tercatat 113 menit, dan sudah mengantongi klasifikasi usia 13 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film (LSF).

Cerita berpusat pada Ijal yang diperankan Iqbaal Ramadhan, seorang copet amatir yang menanggung banyak beban hidup di ibu kota. Karena tekanan ekonomi, Ijal bersama tiga temannya Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba) merencanakan aksi nekat: mencopet di Pestapora, festival musik terbesar di Indonesia.

Mereka menyamar sebagai penonton festival, lalu menjalankan operasi pencopetan besar-besaran di tengah puluhan ribu orang. Yang membuat film ini unik adalah fakta bahwa sebagian besar adegan benar-benar diambil di tengah festival musik asli, dengan kerumunan penonton nyata, sehingga suasana tegang dan kacau terasa sangat hidup di layar.

Konflik mulai memanas ketika rencana mereka tidak berjalan semulus yang dibayangkan. Di satu sisi, ada tekanan ekonomi yang mendorong mereka nekat; di sisi lain, ada rasa takut, salah langkah, dan konsekuensi yang mulai menghantui. Dari sinilah film bergerak dari komedi ringan menjadi kisah kriminal yang makin menegangkan, sekaligus menyorot bagaimana kemiskinan bisa memaksa orang mengambil jalan yang salah.

Pemeran lain yang ikut mengisi film ini antara lain Marthino Lio, Arie Kriting, Indra Jegel, Cak Lontong, Indra Brotolaras, Arie Untung, Denny Cagur, Dita Fakhrana, Fajar Nugra, Gilang Dirga, dan many more. Kehadiran mereka membuat dunia festival terasa lebih ramai, sekaligus memberi ruang bagi dinamika antarpenjahat kecil yang saling butuh tetapi juga saling tarik.

Kalau dilihat dari gayanya, Operasi Pesta Copet cocok untuk penonton remaja-dewasa yang suka film kriminal dengan nuansa komedi gelap dan latar musik festival. Film ini bukan sekadar kisah pencopetan, melainkan potret anak muda yang terdesak, lalu mencoba mencari jalan keluar dengan cara yang salah, sambil berharap hidup suatu hari bisa lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....